oleh

AGPAII Sharing Menyikapi Berita Hoax

Ciputat – Media Sosial (Medsos) di zaman modern ini sangat bisa mempengaruhi sikap maupun pemikiran bagi penggunannya atau netizen. Dengan maraknya berita hoax yang sering muncul di media sosial, para netizen sangat mudah termakan oleh isi berita yang belum terbukti benar keasliannya.

Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) konsen dengan kejadian tersebut dan mengadakan kegiatan untuk menyikapi kritik dalam medsos guna menangkal berita hoax. Maka dengan itu AGPAII menggandeng TAF (The Asian Foundation) untuk bekerjasama mengadakan Kegiatan yang dilakukan selama tiga hari terhitung sejak Jumat (25-27/8), bertempat di Wisma Syahida Pasca UIN Jakarta.

Sebanyak 36 peserta dari daerah Bekasi, Tangsel, Jakarta, dan Malang ikut andil dalam kegiatan ini dan juga dihadiri pula oleh DPP AGPAII. Kegiatan ini, sangat serius dalam menyikapi kritik-kritik yang dilakukan melalui medsos maupun berita hoax. Para peserta juga sangat antusias dalam pengambilan isu yang diangkat.

Salah satu anggota DPD AGPAII Tangsel, Faiqoh Faqih mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat penting bagi para guru-guru khususnya guru Pendidikan Agama Islam agar tidak mudah termakan berita yang belum tentu benar.

“Tanggapan saya, dengan adanya kegiatan ini, kita sebagai guru PAI tidak mudah menerima info dari medsos manapun. Kita harus mengkroscek link atau sumbernya, apakah ini benar terjadi atau malah hanya membuat isu yang dapat membuat suasana gaduh,” ucap guru akrab dengan sebutan Bu Iqoh.

Bu Iqoh juga menambahkan, dengan acara ini membuat dirinya dan rekan sesama guru agar bisa lebih berhati-hati dalam menerima atau menyebarkan berita yang belum tentu benar.

“Saya sangat apresiasi juga buat TAF, dengan adanya acara ini membuat saya pribadi guru Pendidikan Agama Islam agar lebih hati-hati juga dalam menerima atau tidak sembarang share info di medsos. Karena, keberagaman dari suku bangsa dan juga agama tetap menjadi rahmatan lil-alamin,” terangnya.

Acara ini juga digelar selain untuk membahas isu yang sedang hangat juga menjadi ajang silaturahmi antar Guru PAI baik dari Malang, Bekasi, Jakarta dan Tangsel. (lan)