oleh

Arief Pantau Pembangunan Jembatan Teuku Umar & Dadang Suprapto

Tangerang. Wali Kota Tangerang H. Arief R.Wismansyah, Selasa (05/09) kembali terjun ke lapangan, kali ini Wali Kota yang ditemani oleh Kepala Dinas PU Nana Trisyana memantau progres pembangunan jembatan Teuku Umar dan Dadang Suprapto.

Hal ini dilakukan selain untuk memonitor perkembangan pembangunan juga untuk mendorong penyelesaian pekerjaan pembangunan fisik agar tepat waktu.

“November kelar ya?,” Ujar Wali Kota kepada salah satu kontraktor yang mengerjakan jembatan Dadang Suprapto.

Untuk jembatan Dadang Suprapto yang berada di Gerendeng dan akan menghubungkan Jl. Dadang Suprapto dengan Jl. Benteng Makasar Sukarasa, selain berfungsi untuk mengurai kemacetan, nantinya juga akan dilengkapi dengan pedistrian yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk jogging sambil menikmati suasana indah di Sungai Cisadane.

“Inikan jembatan Dadang Suprapto target selesai Desember, cuma kita minta percepatan kalau bisa November selesai,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota juga mengecek kondisi jalan di sekitar dua jembatan tersebut, hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa geometri jalan di sekitar jembatan cukup memadai bila dibebani oleh kendaraan dengan volume padat seperti saat ini.

“Ada beberapa geometri jalan yang perlu diperbaiki sehingga bisa memperlancar lalu lintas,” jelasnya.

“Terlebih ada beberapa ketentuan dari pemerintah pusat yang harus diikuti seperti ketinggian dan lainnya, itu semua rekomendasi dari pemerintah pusat,” ujar Wali Kota.

“Kita ikuti ketentuan pemerintah terkait tinggi jembatan dan ketentuan teknisnya,” sambungnya.

Sementara itu, terkait rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan di Jl. Teuku Umar, Wali Kota menyampaikan bahwa pihak Dinas PU bersama dengan Bakorlantas saat ini masih membahas terkait pengalihan lalu lintasnya.

“Kemarin masih rapat, kalau saya mengintruksikan kalau bisa penutupannya jangan sampai sebulan seefisien mungkinlah agar masyarakat tidak terganggu,” tuturnya.

Sebagai informasi pembangunan dua jembatan tersebut, kata dia, dilaksanakan dengan sitem multiyears dan dibiayai oleh APBD Kota Tangerang yang bersumber dari bantuan Provinsi Banten. Total biaya mencapai Rp 57,4 Miliar, dengan spesifikasi untuk Jembatan Dadang Suprapto panjang 115 meter, lebar 11 meter, sedang jembatan Teuku Umar panjang 100 meter dan lebar 10 meter. Dan berdasarkan pantauan di lapangan progres pembangunan dua jembatan tersebut sudah mencapai 60%.

“Ini sekitar 60%, tinggal pekerjaan flooring aja sama finishing,” jelas Ikhsan salah satu Kasi di Dinas PU Kota Tangerang. (abe)