oleh

BKPP Kota Tangel Berikan Cindera Mata untuk Pensiunan PNS

Pamulang – Suasana akrab penuh kekeluargaan mewarnai acara “Gathering Purna Bhakti 2017” di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Pengabdian serta dedikasi dari seluruh pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini masih sangat dibutuhkan untuk melanjutkan beragam program pelayanan publik yang terus digulirkan.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangerang Selatan. Tujuannya dalam rangka silaturahmi bagi para mantan Pamong Praja yang pernah bertugas di kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang.

Pemberian cinderamata menjadi sesi pembukaan acara. Ada lima orang mantan pejabat Kota Tangerang Selatan yang secara simbolis menerima kenang-kenangan. Antara lain, Ida Lydia mantan Sekretaris Dinas Kesehatan, Agusman mantan Inspektorat , Rohijah mantan Kepala Kantor Arsip, Yeti mantan guru di Dinas Pendidikan.

Rohijah, mendapatkan kesempatan menyampaikan kesan-kesannya selama bertugas. Ia masih teringat saat roda pemerintahan transisi pasca otonomi daerah era 2008 lalu pernah kesulitan menyimpan dokumen. Ia terpaksa harus mengontrak gedung untuk operasional institusi yang dipimpinnya.

“Tapi hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk bekerja. Dan saya juga berkesan sekaligus sempat bingung karena tidak pernah dimarahi oleh pimpinan,” katanya di Hotel Premier Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Selasa, 12 Desember 2017.

Sementara itu, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, dalam sambutannya berharap agar pensiunan PNS bisa mengawal program serta kegiatan pembangunan. Berperan menjadi garda terdepan merawat serta memelihara lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

“Saya terus mendorong agar lingkungan perumahan bisa bersih dan nyaman. Sekarang sudah banyak bergerak untuk membuat ‘Kampung Cantik’,” terangnya.

Menurutnya, para pensiunan PNS selama puluhan tahun telah melakukan dharma bakti diberbagai instansi pemerintahan dan akhirnya berlabuh di Kota Tangerang Selatan. Tanpa dedikasi dan kerja keras mereka tidak akan mungkin selama sembilan tahun kondisinya akan seperti ini.

Reformasi birokrasi serta peningkatan sistem pelayanan publik, Walikota Airin menambahkan, menjadi skala prioritas dalam menggerakan tata kelola pemerintahan. Semua itu tentunya ada andil dari semua pensiunan PNS saat mereka masih mengemban tugas mulianya di organisasi perangkat daerah.

“Yang terpenting adalah bagaimana dedikasi dan pengabdian dari bapak dan ibu semua bisa dirasakan oleh masyarakat. Dan bapak ibu bisa meninggalkan legacy (warisan) yang baik, sistem yang baik yang tentunya akan diteruskan oleh generasi berikutnya,” tambah Walikota Airin.

Masih di lokasi yang sama, Agusman, mantan Inspektur Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan kesan-kesannya ketika bertugas dulu. Ia terkesan pada sosok Walikota Airin yang mampu menahkodai roda pemerintahan dengan segala dinamika yang ada serta telah berkembang.

“Pengabdian kami tentu tidak ada artinya,  tanpa pimpinan yang baik, begitu luar biasa terhadap pemerintah daerah. Artinya, keberhasilan suatu pemerintah daerah tidak terlepas dari pimpinan,” ujar Agusman. (ccp)