oleh

Burgreens, Restoran Sehat dan Lezat Berkonsep Social Impact

Tangerangcorner.com – Burgreens secara fisik terbentuk pada November 2013 di Rempoa yang dididirkan oleh pasangan suami istri  Helga Angelina dan Max Mandias.

Ide ini tercetus pada tahun 2012 dimana ketika itu Helga memang  sudah menjadi seorang vegetarian, sehingga muncul ide untuk  membuka restoran  dengan konsep vegan di Jakarta.

Nama Burgreens berasal  dari dua kata yaitu Burger yang identik  dengan fast food yang banyak diminati dan Greens yaitu konsep sehat,  hijau,  ramah lingkungan, dan berbasis bahan baku nabati yang akan memunculkan kesan menu fast food yang sehat dan enak.

Hingga kini Burgreens banyak  memiliki cabang seperti di Menteng, Kuningan,  Dharmawangsa, Pasific Place, PIM,  dan juga The Breeze BSD.

Burgrens Breeze hadir sejak Oktober 2018, tak hanya menyediakan  menu makanan sehat di Burgreens Breeze juga terdapat toko bahan organik dan juga cemilan dan minuman artisan.

“Konsep utama kita membuat makanan yang sehat dan enak.  Memang pertamanya kita lebih ke sajian western food seperti burger,
akan tetapi  kini banyak menu  yang kita ciptakan lebih ke Asian Food dan Indonesian Food, ” jelas Chef Max Mandias, Co-Founder & Executive Chef Burgreens.

Menu favorit di Burgreens yaitu  Mini Trio Burger, Japanese Curry Katsu, Burgreens Steak, Rendang Platter,  dan Ramen Miso dan Soyu. Mengusung menu makanan vegan,  maka sajian hewani diganti dengan nabati seperti soy protein,  jamur shiitake,  dan jamur champignon.  Selain itu juga tersedia aneka smoothies bowl,  smoothies, juices,  dan milk shake.

Sejak awal, selain menyajikan makanan sehat, Burgreens juga memiliki social commitment seperti mengambil  bahan baku dari petani organik lokal sebanyak-banyaknya, kemudian juga memperdayakan juru masak dari mpok-mpok yang memasuki usia 40an agar mereka lebih ter-empower dan semangat dan tidak minder. Serta menggunakan peralatan dan bahan yang bisa didaur ulang sehingga tidak memperkotor bumi.

“Konsep  ini kita terapkan untuk memberikan social  impact kepada masyarakat.  Profit memang penting,  tapi kontribusi sosial juga harus  ada, ” pungkas  Max. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed