oleh

Dalihan Natolu Perekat Masyarakat Batak di Tangsel

Pamulang – Pesta Budaya Batak dan Festival Pasar Rakyat digelar oleh Persatuan Masyarakat Batak (PMB) Tangsel dengan meriah yang berlokasi di Lapangan Kecamatan Pamulang, Jum’at (24/11).

Dalam pageralaran tersebut, hadir pula Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Kota Tangsel, Ledy MP Butar Butar, Anggota DPR RI dari fraksi partai Nasdem, Sahat Silaban juga turut hadir serta tokoh-tokoh Batak yang ada di Tangsel.

Adanya event ini disambut baik oleh Sahat Silaban. Sahat mengungkapkan, dengan adanya Pesta Budaya Batak dan Festival Pasar Rakyat menandakan bahwa masyarakat Batak di Tangsel ingin turut serta dalam perayaan HUT Tangsel yang ke-9.

“Kami mempersembahkan kebudayaan dari tanah Batak di HUT Tangsel ke-9. Pesta budaya batak dan festival pasar rakyat, bisa dikatakan kegiatan ini menjadi contoh masyarakat batak yang lahir di Tangsel dan mendukung pembangun Tangsel,” ujar Sahat.

Lanjutnya, dengan membawa filsafat leluhur masyarakat batak yakni Dalihan Natolu masyarakat batak di Tangsel bisa membaur dan hidup rukun dengan semua suku dan agama.

“Masyarakat batak bisa Hidup rukun dimana mereka berada, karena membawa filsafat leluhurnya Dalihan Natolu. Dalihan Natolu merupakan perekat warga batak di Tangsel,” tuturnya.

Sahat juga mengatakan, apabila puak mengadakan kegiatan secara sendiri. Di Tangsel, lima puak itu bisa bergabung di PMB Tangsel.

“Kelima puak yang bergabung di PMBKTS yaitu Puak Batak Toba, Puak Batak Karo, Puak Batak Simalungun, Puak Batak Pakpak, dan Puak Batak Angkola atau Mandailing,” jelasnya. (lan)