oleh

Danish Culinary School Buka Program D3 Perhotelan Kolaborasi dengan Akademi Pariwisata Jakarta

Tangerangcorner.com – Danish Culinary School (DCS) yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi membuka program Diploma III (D3) yang bekerjasama dengan Akademi Pariwisata Jakarta (APJ).

Kerjasama antara DCS dan APJ ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di APJ, Jakarta pada Rabu 16/9/2020.

Taufik Hidayat Syah, Founder Danish Culinary School menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu APJ mendatangi DCS dan melihat banyak potensi di DCS sehingga APJ mengajak kerjasama dalam program D3.

“Sistem kerjasama sehingga siswa yang di Danish Culinary School tidak harus setiap hari ke Jakarta untuk kuliah. Ada waktu sebulan sekali untuk mengujungi APJ di Jakarta untuk mencoba alat-alat yang tidak ada di sini,” ucap Taufik pada Rabu 16/9/2020.

Lanjut Taufik bahwa kurikulum yang digunakan yaitu Kurikukum D3 yang ada di APJ dengan dosen pengajar yang juga akan didatangkan langsung dari APJ ke DCS. Di akhir semester juga akan ada UTS dan UAS dan diakhir pendidikan diberikan ijazah D3 yang diakui negara.

“Menggunakan kurikukum APJ dan di sini DCS akan memberikan pengajaran mengenai kuliner mulai dari tren kuliner, kulinet kekinian, tata hidang, kitchen, pastry, dan barista. Yang pasti kalau ujian dari DCS lebih ke praktek,” papar Taufik.

Diketahui bahwa APJ merupakan sekolah pariwisata yang cukup dikenal dengan akreditasi baik yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Peralatan pembelajaran yang ada di APJ juga alat – alat yang canggih guna menunjang pembelajaran bidang perhotelan.

Tahun ajaran baru akan dimulai pada bulan Oktober 2020 mendatang dan saat ini sudah membuka pendaftaran. Tercatat hingga saat ini sudah 10 orang yang akan mengikuti program D3 Perhotelan ini.

Tak hanya kelas reguler saja yang disediakan untuk program ini, akan tetapi juga ada kelas karyawan. Jumlah siswa perkelas juga dibatasi sejumlah 5 orang.

“Perkelas hanya 5 orang agar bisa lebih fokus dan menyerap pelajaran yang di berikan sekaligus agar tidak berkerumun dalam masa pandemi Covid-19 saat ini,” pungkas Taufik. (alf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed