oleh

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang Menggelar Bedah Buku “Zikiran Sultan Banten : Tradisi yang Terlupakan”

Tangerangcorner.com – Dinas Perpustakaan Umum Kabupaten Tangerang menggelar bedah buku karya Ahmad Syaikhu yang berjudul ‘Zikiran Sultan Banten: Tradisi yang Terlupakan’ di Bioskop Perpustakaan Umum Kabupaten Tangerang Komplek Pemda Tigaraksa, pada Kamis (28/5/2022)

Tampil membawakan opening speech, Ahmad Syaikhu menyampaikan buku ini terlahir dari proses pengkajian yang panjang dan mendalam tentang zikiran sultan banten.

Ahmad Syaikhu menyelesaikan buku ini disela sela kegiatan menyelesaikan tesis di Unusia jakarta pada tahun 2017, terdiri dari 138 halaman.“Saya sangat bersyukur karena dihadiri oleh teman teman lintas organisasi, mudah mudahan ini menjadi motivasi untuk saya,” ucap Ahmad Syaikhu

“Buku ini sengaja dihadirkan Agar masyarakat mengingat kembali terhadap tradisi yang dilupakan secara khusus dzikiran sultan,” imbuhnya lebih lanjut

Ia berharap ke depan akan ada banyak kegiatan yang mampu memperadabkan.“Mudah mudahan hal hal seperti ini ditingkatkan, karena tingkat peradaban dilihat dari literasi alhamdulillah tadi sudah dikritisi oleh praktisi dan akademisi sekaligus.” Ungkap penulis dzikiran sultan : tradisi yang terlupakan yang juga menulis buku Islam Nusantara.

Acara bedah buku yang mengupas Zikiran sultan banten ini berlangsung sangat dinamis dan interaktif dengan tanggapan dari sudut pandang pembedah buku.

Bedah buku itu dipandu moderator Abu Rizal Sidik, dengan tiga keynote speaker Komarudin ketua dewan pakar ICMI Kabupaten Tangerang, Hadisa Mansyur Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, dan M Nur Kholis Anggota DPRD Provinsi Banten yang diwakili Ustur Ubaedi.

Dengan pembedah diantaranya Subandi Musbah (Penulis Buku Menuju Demokrasi Substansial) dan Masykur Wahid (Penulis Buku Dialektika Teks Kitab Suci)

Peserta bedah buku ini terdiri dari akademisi, praktisi, perwakilan mahasiswa, Organisasi Kepemudaan di lingkup Kabupaten Tangerang.

Masih di tempat yang sama Masdianah, Kepala Bidang Pelayanan Pembinaan dan Pelestarian Bahan Pustaka Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa bedah buku tersebut merupakan kali kedua dan merasa bangga dengan penulis buku asal kabupaten tangerang

“Ini bedah buku ke 2, alhamdulillah kegiatan ini dihadiri pegiat literasi yang tersebar di kabupaten tangerang, mudah mudahan perpusataan lebih dekat dengan masyarakat, karena bahan bacaan ini harus dekat dengan masyarakat,” tukasnya.

“Saya sebagai pengampu kegiatan menilai dengan Buku ini akan jadi reverensi di tangerang corner, menjadi ajang promosi dinas perpus ini,” imbuhnya lebih lanjut.

Senada diungkapkan Kepala dinas perpustakaan Kabupaten Tangerang Hadisa Mansyur bahwa perubahan dimulai dari literasi“Saya meyakini bahwa literasi bisa membawa perubahan, selamat kepada ahmad Syekhu ini penulis yang produktif karena sudah menulis 2 karya sekaligus,” ungkapnya.

“Menurut saya penulis itu istimewa karena untuk minat baca saja 1000 banding satu terlebih ini menulis, mudah mudah ke depan banyak penulis di kabupaten tangerang khususnya,” tukasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed