oleh

Frisian Flag Indonesia Luncurkan Gerakan Nusantara 2017

Jakarta – PT Frisian Flag Indonesia (FFI) kembali melaksanakan Gerakan Nusantara yang merupakan sebuah inisiatif untuk meningkatkan kesadaran anak Indonesia akan pentingnya gaya hidup sehat dan aktif. Salah satu gaya hidup sehat dan aktif yaitu melalui minum susu satu gelas per hari dan pada kegiatan aktif di luar ruang.

Memasuki tahun kelima, Gerakan Nusantara yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia kali ini mengusung konsep baru yang berfokus pada peningkatan jumlah peserta dan peningkatan peran guru salah satunya melalui Training of Trainers (ToT).

Konsep baru ini dipilih berdasarkan hasil studi Knowledge, Attitude, Practice (K-A-P) 2016 yang dari FFI dan Pusat Kajian Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat – Universitas Indonesia (PKGK FKM UI) yang menunjukkan adanya peningkatan hasil akhir keseluruhan program Gerakan Nusantara 2016 secara signifikan setelah 3 bulan.

Bambang Hadi Waluya, S.Pd, M.Pd, Plt. Kasubdit Kelembagaan dan Sarana Prasarana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyatakan apresiasi positifnya terhadap Program Gerakan Nusantara.

“Ini merupakan contoh kerjasama yang baik antara industri, pemerintah, dan akademisi. Kami senang dapat mendukung program gernus ini yang sejak awal pelaksanaan di tahun 2013 telah berjalan berdampingan dengan Program Gizi Anak Sekolah (Progas) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan akan gizi dan kesehatan serta PHBS. Kami berharap kedua program ini dapat bersinergi dan berkelanjutan demi pembentukan karakter generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas dan aktif.”

Sementara, Andrew Saputro, Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia mengungkapkan, “Selaras dengan komitmen Frisian Flag Indonesia yaitu Nourishing by Nature, maka kami berupaya untuk terus menyediakan gizi terbaik serta meningkatkan status gizi masyarakat melalui peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang dan gaya hidup sehat dan aktif.

“Kami paham pentingnya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang asupan gizi seimbang terutama bagi anak-anak, untuk itu tahun ini kami memilih konsep baru untuk Gerakan Nusantara yang fokus pada peningkatan kapasitas dan peran mandiri guru dalam pendekatan edukasi gizi komprehensif. Gerakan Nusantara turut dirancang untuk mendukung sosialisasi Pedoman Gizi Seimbang (PGS) danagenda global Sustainable Development Goals(SDGs) untuk mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera dengan mengakhiri kelaparan dan malnutrisi hingga tahun 2030.”

Program Gerakan Nusantara 2017 menjangkau lebih dari 700 sekolah, lebih dari 8.000 guru, serta kurang lebih 500.000 siswa/i Sekolah Dasar yang tersebar di 24 kota di propinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Serta untuk pertama kalinya dilaksanakan di Riau (Pekanbaru), Jambi, dan Sumatera Barat (Padang). Serangkaian kegiatan terpadu disiapkan guna mengoptimalkan Gerakan Nusantara di masing-masing sekolah yang menjadi sasaran tujuan. Kegiatan tersebut di antaranya kegiatan edukasi dan pelatihan bagi guru (Training of Trainers – ToT) mengenai Pedoman Gizi Seimbang (PGS), pola hidup sehat dan aktif, dan kebaikan susu bagi tubuh, pemaparan dan edukasi di dalam kelas bagi guru dan siswa, aktivitas luar ruangan di sekolah, pembagian sampel susu, hingga pemantauan berkala.