oleh

Garuda Indonesia Hadirkan Boeing 737 Max 8

Tangerang – PT Garuda Indonesia menghadirkan satu pesawat terbaru Boeing 737 Max 8 yang mulai dioperasikan pada awal Januari 2018 kemarin. Pengoperasian tahap awal ini baru melayani rute penerbangan Soekarno Hatta – Juanda.

Pesawat ini diklaim memiliki beberapa keunggulan, dibanding jenis pesawat bermesin Boeing sebelumnya, yaitu Boeing 737 Next Generation (NG).

Dirut PT Garuda Indonesia, Pahala N Mansury menerangkan, Boeing 737 Max 8 ini dirancang sebagai pesawat yang efisien dari sisi penggunaan bahan bakar. Selain itu, pesawat berkapasitas 170 kursi, dengan 8 kursi bisnis dan 162 kursi ekonomi ini diklaimnya memiliki kenyamanan lebih bagi penumpangnya.

Dari sisi kabin, pesawat ini terasa lebih senyap dan menghilangkan sedikit kebisingan deru suara mesin pesawat dari ruang mesin.

Pesawat ini terbagi dua kelas bisnis dan ekonomi, untuk kelas bisnis tentu disiapkan kenyamanan lebih bagi penumpangnya. Kursinya sendiri memiliki ketebalan hingga 51 inch, itu artinya kursi tersebut akan lebih nyaman dan terasa empuk saat diduduk. Selain empuk dan nyaman, bangku kelas bisnis juga dilengkapi sandaran kaki, sehingga mengenakan penumpang untuk bisa terlelap sambil menikmati waktu penerbangan.

Untuk kelas bisnis hanya ada 4 bangku pada setiap barisnya, sementara kelas ekonomi terdapat 6 bangku di setiap barisnya.  Sementara untuk kursi kelas ekonomi, terlihat begitu tipis, hanya setebal 30 inch, tentulah tidak senyaman bangku kelas bisnis. Namum untuk perjalanan singkat atau rute perjalanan pendek masih cukup baik untuk diduduki.

Hal itu karena ditopang ruang kaki yang cukup lega, serta sandaran kepala yang bisa diatur hingga 46 derajat. Sehingga tetap nyaman untuk menopang badan saat duduk di dalam kabin kelas ekonomi.

Dari sisi entertainment, setiap kursi penumpang dilengkapi dengan satu layar funsgional yang bisa memanjakan penumpang untuk bermain game, mendengarkan musim, mononton film, televisi dan sajian full entertainment lainya.

Pahala menambahkan, pesawat yang sudah dipesan sebanyak 49 armada dan siap didatangkan pada tahun 2020 sampai 2024 itu, diklaimnya memiliki efisiensi berlebih untuk konsumsi bahan bakarnya. Yang hematnya mencapai 20 persen dibanding pesawat yang digunakan saat ini Boeing 737 NG.

Selain itu lanjut Pahala, Boeing 737 MAX 8 memiliki daya jelajah terbang 340 sampai 570 mil laut lebih jauh dibanding 737 NG.  “Ini bisa terbang sampai 3.500 mil laut atau 6.500 KM,” ucap Pahala.

Dari segi aerodinamika, peswat Boeing 737 MAX 8 mengusung desain winglet terbaru, yang dijuluki scimitar winglet.

Pada bagian ini, ujung sayap B737 MAX 8 terlihat seperti dibelah menjadi dua, satu menjulur ke atas dan satu ke bawah. Hal tersebut yang menjadi ciri utama varian B737 MAX 8. Dan diklaim lebih aerodinamis saat berada di udara. (han)