oleh

Gempa Lebak, Pasien RSUD Kabupaten Tangerang dan Pegawai Pemkot Tangerang Panik

Tangerang – Gempa berkekuatan 6,4 SR yang melanda Kabupaten Lebak, Provinsi Banten turut dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya, termasuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang.

Gempa yang terjadi pada, Selasa (23/1) siang pukul 13.34 WIB dan berlangsung selama 25 detik itu, membuat panik pasien dan pengunjung di rumah sakit tersebut. Bahkan tak sedikit yang berhamburan keluar rumah sakit untuk menyelamatkan diri.

Lilik Kholida Staf Humas RSUD Kabupaten Tangerang mengatakan, saat gempa memang terjadi kepanikan. Namun hal itu tak berlangsung lama.”Sudah normal dan tenang, pelayanan pun berjalan seperti biasa,” katanya, Selasa (23/1).

Selain di RSUD, kepanikan juga terjadi di Gedung Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang yang berada di lantai 3.

“Awalnya saya biasa-biasa saja, tapi saat merasakan adanya getaran dan goyangan yang cukup kencang, saya langsung lari turun kebawah. Dan getarannya cukup lama,” tutur Asda I Pemkot Tangerang, Ivan Yudianto.

Saat peristiwa itu terjadi, dirinya mengaku berada dilantai 3 bersama para staf. “Iya pada rebutan keluar turun tangga, tapi alhamdulilah tidak ada korban jiwa,” tukasnya.

Sementara, sejumlah pelajar dari SMKN 6 Kota Tangerang yang saat itu sedang melakukan kunjungan belajar di STMIK Raharja, Cikokol, Kota Tangerang juga turut berhamburan keluar gedung menyelamatkan diri.

“Mereka sedang studi banding, ketika masuk ke ruang laboratorium di Raharja tiba-tiba goyang kenceng banget, semuanya langsung berhamburan keluar,” ujar Dewi, Pegawai di STMIK Raharja.

Puluhan pelajar dan ratusan mahasiswa yang sedang belajar pun sontak berhamburan ke luar gedung. Tak sedikit diantaranya yang menangis lantaran ketakutan.

“Ada juga tadi yang sampai nangis,  Soalnya goncangannya terasa kencang banget rasanya kayak pusat gempanya dekat sekali,” imbuhnya.(abe)