oleh

Hadapi MEA, PHRI Tangerang Selenggarakan Sertifikasi Tenaga Kerja Perhotelan

Tangerang – Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) persaingan antar sektor dan industri di Asia Tenggara semakin meningkat. Hal ini karena bebasnya pergerakan masyarakat di sepuluh negara, baik turis maupun pencari kerja.

Artinya, MEA membawa dua kabar, yakni baik dan buruk. Kabar baiknya, tingkat pariwisata meningkat pesat. Sedangkan berita buruknya adalah para pekerja yang tidak siap, maka lambat laun akan tergerus pekerja asing yang lebih berkompeten.

Dalam rangka meningkatan kualitas SDM tenaga kerja bidang perhotelan dan restoran, Badan Pengurus Cabang Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC-PHRI) Kota Tangerang bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hospitality Cakrawala Indonesia mengadakan Uji Kompetensi terhadap tenaga kerja perhotelan dan restoran yang ada di Kota Tangerang.

Acara yang digelar selama empat hari, yakni dari Rabu, 25 hingga 28 Oktober 2017, bertempat di Hotel Grand Serpong, Kebon Nanas, Kota Tangerang. Kegiatan itu dibuka oleh Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang, Rizal Ridolloh. Turut hadir dalam acara itu, Ketua PHRI Kota Tangerang Oman Jumansyah, pengurus PHRI Provinsi Banten, Ketua PHRI Kota Serang dan perwakilan dari kementrian Pariwisata Indonesia.

Menurut Ketua PHRI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, dengan diberlakukan UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang disebutkan dalam pasal 53-54, bahwa setiap pekerja di bidang pariwisata termasuk tenaga kerja perhotelan harus memiliki sertifikat pendidikan dan sertifikat kompetensi.

“Latar belakangnya, bahwa tenaga kerja sektor pariwisata khususnya perhotelan dan rumah makan dalam MEA ini kan bersaing. Untuk mencapai standar tertentu, maka para pekerja di bidang perhotelan dan restoran ini juga harus diberikan kompetensi,” ujarnya, Rabu (25/10).

Pada Uji Kompetensi kali ini, lanjutnya, diikuti oleh 200 orang tenaga kerja dari berbagai hotel dan restoran di Kota Tangerang yang telah menjadi anggota PHRI.

“Uji kompetensi ini diberikan secara gratis kepada pekerja hotel dan restoran, dengan adanya uji kompetensi ini diharapkan para karyawan dapat meningkatkan daya saing secara global bukan hanya nasional,” jelasnya.

Tambah Kabid Parawisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Rizal Ridolloh, pihaknya menyambut baik dengan digelarnya uji kompetensi yang dilaksanakan pengurus PHRI Kota Tangerang terhadap tenaga kerja dibidang perhotelan dan restoran. Sebab, dengan adanya acara ini dirasa sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya saing didunia kerja agar lebih mudah terserap dan dapat meningkatkan nilai jual SDM.

“Selamat mengikuti uji kompetensi bagi para peserta, semoga dengan adanya uji sertifikasi ini bisa meningkatkan mutu pelayanan maupun kerja yang optimal, sehingga banyak wisatawan domestik maupun asing yang menjadikan Kota Tangerang sebagai pilihan wisata,” pungkas Rizal.(abe)