oleh

Hampir 20% Masyarakat Indonesia Jalani Bayi Tabung ke Luar Negeri

Serpong Utara – Program bayi tabung merupakan salah satu cara untuk bisa menghasilkan keturunan. Sebut saja, pemilik goyang “Ngebor” Inul Daratista yang melakukan program bayi tabung dan berhasil memiliki anak.

Namun, banyak masyarakat Indonesia yang menjalani program bayi tabung harus merogoh kocek dalam-dalam, karena mereka harus terbang ke Singapura, Australia dan Negara lainnya. Untuk itu, RS OMNI Hospital baru saja meresmikan Indo Fertility and IVF Centre, Kamis (18/1).

Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Dr. dr. Taufik Jamaan, SpOG mengatakan, kurang lebih 20% masyarakat Indonesia melakukan program bayi tabung ke luar negeri.

“Ada sekitar 34 center di Indonesia, untuk bayi tabung. Kedepannya kita akan mengembangkan ini secara serius. Sehingga pasien-pasien di Indonesia tidak tertarik lagi untuk ke luar negeri,” ujarnya kepada awak media, Kamis (18/1).

Lanjutnya, masyarakat harus percaya kepada kemampuan dan kualitas dokter yang ada di Indonesia.

“Jadi, pola pikir seperti itu yang harus dirubah. Dengan cara meningkatkan kualitas dokternya serta fasilitas kliniknya yang lengkap, sehingga pasien-pasien bisa lebih senang di sini dan itu akan menjadi perhatiann buat kita para dokter,” ungkapnya. (lan)