oleh

Jalan Berlubang Tak Dapat Perhatian dari Pemerintah

Pondok Aren – Infrastruktur jalan merupakan hal yang paling penting bagi masyarakat. Itu, merupakan kepentingan masyarakat untuk bisa menjalani aktifitas sehari-hari. Tapi, bagaimana jika terdapat jalan berlubang yang sudah bertahun-tahun dan tak dapat perhatian pemerintah.

Seperti di Gang Haji Jiun 1 RT 002 Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan yang mempunyai sembilan jalan berlubang dengan diameter yang begitu besar. Lubang besar tersebut hanya ditutup menggunakan triplek atau batang kayu kelapa yang sudah dipotong.

Salah satu warga yang tak jauh dari lokasi jalan berlubang, Mutiah mengatakan, sudah menempati rumah yang ditinggali selama dua tahun. Namun, lubang itu sudah ada. Penuturan dari Mutiah, banyak pengendara motor yang terpelosok.

“Saya disini tinggal udah dua tahun, jalanannya udah bolong, belom ada yang perbaiki. Bahaya juga banyak bolongnya ditengah jalan kadang ada aja pengendara motor yang terperosok kedalem lobang,” ujar Mutiah yang tinggal Gang Haji Jiun 1 nomor 131 RT 002 RW 011.

Jika sudah malam pun, Gang Haji Jiun 1 ini tidak dilengkapi penerangan yang sangat membahayakan pengendara motor maupun penjalan kaki.

“Kalo warga sini yang lewat mungkin udah hafal jalannya, tapi yang kasihan kalo ada pengendara motor yang baru melintas di jalan ini, sampai motornya dituntun karena takut jatuh. Saya berharap, semoga cepat diperbaiki,” ungkap wanita 51 tahun ini.

Sementara itu, Ketua Rt 002, kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Budi Irawan mengaku sudah beberapa kali mengajukan di Musrembang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan).

“Setiap ada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang), saya selalu mengusulkan jalan di gang haji Jiun 1 untuk segera diperbaiki karena melihat jalan tersebut lubangnya sudah parah,” jelas Budi.

Sebelumnya, jalan tersebut milik pribadi seorang warga. Namun, melihat banyaknya warga RT 002 yang melintas, pemilik tanah membuat jalan dengan dana pribadi.

“Pernah sebelumnya dibantu oleh pemerintah kota berupa Hotmix, tapi sekarang sudah berlubang lagi, jadi lubang dijalan itu sementara ditutup kayu oleh warga,” imbuhnya.