oleh

Kabupaten Tangerang Kembali Zona Merah, Begini Kondisi Makam Covid-19 di TPU Buniayu

Tangerangcorner.com – Penetapan status zona merah Kabupaten Tangerang akibat dari melonjaknya jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tangerang sejalan dengan melonjaknya kematian akibat Covid-19 dirasakan juga oleh petugas TPU Buniayu di Kabupaten Tangerang.

Pengawas TPU Buniayu Dinas Perumahan Pemukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Ajat Sudrajat mengatakan dalam sehari paling sedikit 2-3 jenazah korban Covid-19 dikuburkan di TPU Buniayu. Bahkan saat hari natal total ada 7 jenazah Covid-19 yang dimakamkan di TPU Buniayu.

“Kalau untuk saat ini sehari paling minim itu 2-3 jenazah. Hari ini ada 2 jenazah muslim jam 10 pagi tadi dan 1 lagi nonmuslim sedang ada penjemputan ke Rumah Sakit,” ujarnya, Rabu (6/1/2021)

“Paling banyak tanggal 25 Desember kemarin pas hari natal, dalam 1 hari ada 7 pasien dengan 5 jenazah beragama islam 2 lagi nasrani,” lanjut a
Ajat.

Ajat mengakui sejak bulan Maret hingga saat ini terjadi peningkatan jumlah jenazah akibat Covid-19 paling tinggi pada bulan November sampai awal Januari saat ini. Peningkatan bahkan naik 3 kali lipat dibanding akhir agustus.

“Peningkatan yang paling signifikan sebetulnya terjadi dibulan April-Mei, Juni-Juli itu mulai menurun, Agustus akhir mulai meningkat lagi, September-Oktober itu tidak terlalu banyak nah november-desember agak sedikit banyak nah sekarang ini peningkatan mulai lagi,” terang Ajat.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan lahan untuk pemakaman Covid-19 di TPU Buniayu dengan luas 3000 m2 yang dapat menampung 1.600 jenazah.

“Jumlah korban saat ini yang masuk sudah mencapai 278 jenazah,” ucap Ajat.

Antisipasi untuk mencegah antrian dan ketidaksiapan pemakaman dilakukan oleh pihak TPU dengan menyiapkan lebih banyak lubang dari biasanya yaitu 5-6 lubang pemakaman dalam 1 hari.

“Untuk antisipasi lubang sudah kita sediakan dari awal. Kalau dulu kita sediakan lubang 1-2 Cuma kalau sekarang kita stock 5-6 lubang,” ujar Ajat.

Jumlah petugas TPU Buniayu berjumlah 8 orang yang mana 4 orang memiliki tugas administrasi sedangkan 4 orang lainnya bertugas sebagai penggali kubur.

“Penggali kubur ada 4 orang, pengelolanya ada 4 orang,” ucap Ajat.

Konfirmasi dan administrasi pemakaman Covid-19 tersedia 24 jam. Sedangkan pemakaman dapat dilakukan dari pagi hari hingga malam hari sampai jam 12 malam dengan penerangan lampu tembak yang telah tersedia.

“Untuk pemakaman karena kita melihat tenaga gali yang masih manual kita batasi pemakaman sampai jam 12 malam tapi kalau untuk konfirmasi 24 jam,” kata Ajat.

“Kalau sekarang untuk dilokasi Covid sudah ada lampu tembak, awal-awal untuk penerangan saat pemakaman mereka pake lampu emergency,” lanjut Ajat.

Kendati begitu, Ajat mengaku selama ini tidak ada kendala berarti yang terjadi selama di TPU Buniayu untuk proses pemakaman jenazah Covid-19.

“Alhamdulillah untuk di Kabupaten Tangerang lancar semuanya,” pungkas Ajat. (adp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed