oleh

KAHMI Kabupaten Tangerang Menginginkan Bupati Anti Kapitalis

Surabaya – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Tangerang prihatin atas lahan tidur yang belum dimaksimalkan pemberdayaan dan pemanfaatannya.

KAHMI berharap Bupati Tangerang bisa memihaki wilayah sendiri untuk kesejahteraan rakyat.

Penegasan itu dilontarkan Ketua Presidium KAHMI Kabupaten Tangerang, Hj. Eny Suhaeni usai menghadiri Rakornas KAHMI di Surabaya, Minggu 27 Agustus 2017. “Makanya biar gak dijual terus lahannya ke pengembang,” ujar Eny.

Dalam Rakornas KAHMI di Surabaya 25-27 Agustus 2017, Eny merekomandasikan sejumlah kebijakan pemerintah tentang sumber daya alam, pertumbuhan ekonomi, percepatan pemerataan keadilan, berkelanjutan pembangunan, percepatan pembangunan kelautan.

“Yang menjadi tema utama pembahasan adalah tentang sumber daya alam di bidang pengembangan sawit. Bagi KAHMI daerah disesuaikan dengan isu-isu yang berkembang di daerah. Rakornas ini akan merekomendir hasil aspirasi daerah untuk ke Munas KAHMI sekitar akhir September di Medan,” jelas Eny Suhaeni.

Delegasi KAHMI Kabupaten Tangerang yang turut hadir dalam Rakornas di Surabaya yakni Hj. Eny Suhaeni, Dedy Efendi dan Hari Mahardika.

KAHMI Kabupaten Tangerang memandang rekomendasi Rakornas itu cukup menarik yang lebih mengedepankan pemberdayaan sumber daya alam.Guna mengoptimalkan rekomendasi Rakornas, jelas Eny maka figur pemimpin di Kabupaten Tangerang harus yang memiliki kekuatan membangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat daerah ini.

“Siapapun yang memiliki kapasitas itu, KAHMI akan mengusung.Terutama yang concern terhadap pemanfaatan lahan-lahan tidur dan sanggup mengalokasikan anggaran untuk kepentingantersebut,” ujar Eny.

Lanjut, Eny, calon pemimpin Kabupaten Tangerang harus memiliki kemampuan untuk melakukan pemerataan sektor-sektor ekonomi, pendidikan dan perbaikan sarana prasaran yang dibutuhkan masyarakat.Saat ini, banyak lahan tidur di Kabupaten Tangerang sudah dimiliki swasta. Itu terjadi akibat Pemda yang “berkolaborasi” dengan swasta.

Guna kepentingan rakyat banyak Eny berharap Bupati Tangerang mendatang bersama jajaran di bawahnya tidak berorientasi kepada kapitalis dan tidak menguntungkan para kapitalis.

“Ke depan, Bupati Tangerang harus bisa membangun daerahnya dan memihaki wilayah sendiri,” tandas Dosen Universitas Islam Syech Yusuf dan Universitas Muhammadiyah Tangerang ini.(abe)