oleh

Klaim Didukung Basis Islam Tradisional, PPP Tangsel Targetkan 3 Besar Pileg 2019

Serpong – Sebagai partai politik yang memiliki basis dukungan dari kalangan muslim, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan posisi 3 besar perolehan kursi Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang.

Mayoritas dukungan itu diklaim berasal dari mayoritas kalangan islam tradisional. Dimana selama ini, PPP identik dengan sebutan sebagai salah satu partai yang mewakili kultur islam moderat.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPC PPP Kota Tangsel, Ratu Chumairoh Noor, saat menghadiri Latihan Kepemimpinan Kader Daerah (LKKD) sekaligus peringatan Hari Lahir PPP ke-45 di kawasan Serpong, BSD.

Menurut dia, target 3 besar merupakan sesuatu yang realistis, mengingat soliditas yang terbentuk belakangan ini makin menguat usai berakhirnya polemik kepengurusan partai.

“Itu realistis (targetnya). Toh masalah internal partai sudah dapat diatasi dengan ditolaknya kasasi Djan Faridz oleh Mahkamah Agung (MA). Putusan tersebut sekaligus memperkuat Pengesahan Susunan Personalia Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan di bawah kepemimpinan  Romahamurmuziy (Romi),” kata Chumairoh, Sabtu (6/1/2018).

Dijelaskan juga oleh dia, dukungan yang kuat itu didasari juga atas munculnya fenomena dari kelompok atau individu yang menyatakan diri ingin bergabung dengan PPP. Hal demikian, membuat DPP PPP optimistis jika partai itu akan mampu memenuhi target tiga besar perolehan suara di tingkat nasional pada Pileg 2019, maupun di tingkat Kota Tangsel.

“Karenanya, untuk memenuhi target tersebut DPC PPP Kota Tangsel melakukan penguatan di sektor pengkaderan, salah satunya adalah melalui Latihan Kepemimpinan Kader Daerah (LKKD) ini,” jelasnya.

LKKD sendiri sengaja dipadukan dengan Harlah ke-45 PPP, dan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Kota Tangsel. Upaya itu dimaksudkan, agar tujuan pencapaian target partai juga dapat ditransformasikan kepada kader dan pengurus yang mengikuti kegiatan ini.

“Setidaknya dengan LKKD ini, seorang kader atau pengurus partai dengan segala kompetensi yang dimilikinya dapat merealisasikan cita-cita partai, yang tercermin dalam lima khidmat perjuangan,” tandas perempuan yang juga tercatat sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Tangsel.(bal)