oleh

LBH Situmeang Minta Pelaku Kasus Pembunuhan di Panongan di Hukum Seberat- beratnya

Tangerang – Telah dua minggu kepergian AR (35), dan kedua putri anaknya yang berinisial SS (9) dan CH (3) atas Pembunuhan yang dilakukan Lukman Nurdin, Tepatnya pada hari ini tanggal 27 Oktober 2017, kejadian Pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Lukman Nurdin terhadap istri dan kedua putrinya di daerah Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Menurut Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Situmeang, istri dan kedua anaknya dibunuh oleh Lukman Nurdin di kediaman mereka yang beralamat di perumahan Graha Siena 1 Blok M 10/21, Kampung Cipari, RT 03/06, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Anri Saputra Situmeang sebagai kuasa hukumnya menjelaskan, pembunuhan yang dilakukan  Lukman Nurdin kepada istri dan anaknya salah satu bukti tidak manusiawi karena disebabkan karena faktor ekonomi dan dilakukan sangat sadis.

“Oleh sebab itu,pelaku harus bisa menerima dan menjalankan proses hukum sesuai hukum positif di Indonesia.Sebab itu, besar harapan kami kepada pihak penyidik dari Polres Tangerang harus benar-benar fokus menerapkan sangkaan pasal bagi pelaku sebelum P21 ke Kejaksaan Kabupatan Tangerang yang merenggut nyawa dari klien kita,” tegas Anri Saputra Situmeang, Sabtu (28/10).

Anri Saputra Situmeang mengajak kepada masyarakat, mahasiswa/i, penggiat sosial dan khususnya rekan-tekan media bersama-sama untuk mengontrol proses hukum dari Polres Tangerang, Kejaksaan  Kab. Tangerang dan hingga di Pengadilan Negeri Tangerang sampai adanya putusan inkrach (hukuman tetap) dari pengadilan. (abe)