oleh

LIPI Perkenalkan ATTACT, Alat Pembersih Udara Dalam Ruangan

Tangerangcorner.com – Angka kasus Covid-19 yang terjadi di sejumlah kota besar makin meningkat dengan munculnya klaster-klaster baru dilingkungan perkantoran. Diketahui, virus Sars-CoV-2 yang berukuran 0,1 mikron mampu berada di permukaan partikel kecil dan bertahan serta menyebar di udara.

Karena hal tersebut, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia bersama Dewan Riset Daerah Jakarta serta mitra terkait, memperkenalkam alat pembersih virus covid di dalam ruangan yakni, Airborne nano Trapping Technology for Anti Covid-19 Treatment (ATTACT) dalam Webinar bertema Strategi Peningkatan Kualitas Udara Lingkungan Kerja untuk Meminimalisir COVID-19.

Menurut Peneliti Nano LIPI, Nurul Taufiqu Rochman, produk inovasi teknologi anak bangsa tersebut menggunakan metoda nano-trapping untuk menangkap virus, dengan menyemprotkan air sabun dengan 18 nozle yang berukuran sangat halus dan dilanjutkan dengan pemancaran sinar UVGI (Ultra Violet Germicidal Inactivation) untuk menon-aktifkan virus yang dirancang untuk pemurnian udara dari covid-19 dalam ruangan dan mencegah penyebaran ke luar  ruangan.

“Alat tersebut aman digunakan secara terus menerus karena tidak menggunakan disinfektan kimia berbahaya dan sangat cocok diterapkan di fasilitas umum masyarakat, seperti ruang kerja atau perkantoran, ruangan fasilitas kesehatan, ruang karantina atau isolasi pasien, dan ruang publik lainnya,” jelasnya.

Di acara yang sama Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono, menyatakan bahwa LIPI sangat peduli terhadap peningkatan kualitas udara di lingkungan kerja agar pekerja dapat bekerja secara aman.

“LIPI  terus berkerja keras dalam penanganan pencegahan COVID-19 dan berupaya mewujudkan terciptanya  lingkungan kerja yang aman dari penyebaran COVID-19,” ujarnya.

ATTACT dikembangkan oleh tim Nanobubble.id, start-up lokal berprestasi (juara pertama ajang Thinkubator 2019 & gelaran Wirausaha Muda Mandiri 2019), binaan Nano Center Indonesia untuk berkontribusi dalam upaya menanggulangi persebaran virus COVID-19.

Dan sekarang , alat seharga Rp 15 juta ini telah dibeli oleh Kantor pusat PLN, Kementrian PUPR, Kemenhan, Kawasan Industri di Cikarang, beberapa restoran di Jakarta dan lainnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed