oleh

LSM PIN Gelar Workshop dan Kewirausahaan

Pondok Kacang – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemuda Investasi Nusantara (PIN) menggelar workshop mengelola dan mengembangkan Ide bisnis dengan tema ‘Mewujudkan Pemuda Mandiri, Kreatif, Dalam Berwirausaha Untuk Mensukseskan NAWACITA’ di Aula Kantor Kelurahan Pondok Kacang, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) , Sabtu 9 September 2017.

Hadir sebagai narasumber dalam acara itu, drg. Dahlia Nadaek M.Kes, Plt Kadis Koperasi dan UKM Tangsel, Moh. Nurul Rahmah S.T, M.M Kabid Lembaga Kewirausahaan Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementrian Koperasi, Pitri Yandri, S.E, M.si Kepala Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat LP3M STIEAD (Ahmad Dahlan) dan Alip Purnomo, Ketua Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (Pupuk),

Ketua Pelaksana Jeffry Edi Triswanto, menjelaskan, Kegiatan ini untuk memacu para insan muda agar mandiri, dengan berwirausaha dapat meningkatkan taraf ekonomi.

drg. Dahlia Nadaek M.Kes, Plt Kadis Koperasi dan UKM Tangsel mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PIN dengan menggandeng pemuda dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

“Dinas Koperasi Tangel sangat mengapresi kegiatan-kegiatan kewirausahaan. Ini merupakan salah satu silaturahmi diplomasi yang mendatangkan rezeki. Dengan kegiatan seperti ini bisa membantu program yang dicanangkan pemeritah untuk menumbuhkan para wirausaha, terutama dari para pemuda,” jelas Dahlia.

Lebih lanjut Dahlia menjelaskan, bahwa UMKM di Kota Tangsel jumlahnya sudah mencapai ribuan dan yang telah difasilitasi oleh Pemkot Tangsel sekitar 500 karena berpotensi untuk memasuki pasar global.

“Pertumbuhan UMKM sendiri di Kota Tangsel meningkat 10 sampai 20 persen setiap tahun. Rata-rata pelaku usaha memperoleh margin sekitar 33 persen. Wilayah Serpong sendiri masih mendominasi UMKM,” ucap Dahlia.

Hal senada diucapkan Moh. Nurul Rahmah S.T, M.M Kabid Lembaga Kewirausahaan Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementrian Koperasi, Ia mengingatkan untuk melakukan usaha, para pemula atau pelaku harus yakin dan mempunyai ide-ide baru dalam menggeluti usaha yang dijalani. Apapun bidang usahanya, jika ditekunin pasti berhasil.

Kegiatan yang diikuti sekitar 80 peserta ini berasal dari mahasiswa UIN Syarif Hidayallah, Universitas Muhamadiyah Jakarta, dan Sekolah Tinggi Ahmad Dahlan, serta warga sekitar dan pelaku wirausaha. (sbr)