Menilik Komitmen Kader Partai PKS Dalam Kontestasi Politik 2019

6 Januari 2019
132 Views

Tangerang Selatan – Sekira 100 warga Komplek Perumahan Puri Bintaro Indah RW 022 Kelurahan Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat pelayanan pemeriksaan dan kaca mata murah.

“Ini bagian khidmat kami untuk pelayanan masyarakat,” ungkap Mulyanto, selaku donatur penyelenggara acara, di taman lokasi Bank Sampah Puri Berkah, Perumahan Puri Bintaro Indah, Sabtu (5/1/2019).

Mulyanto mengatakan, salah satu penyelenggara lainya yaitu Dewi Puspa Sari, pada kesempatan kali ini mensosialisasikan diri sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI Dapil Banten III dan DPRD Kota Tangerang Selatan Dapil 1 Ciputat dari Partai PKS

“Kedepan, perjuangan kami, salah satunya adalah PKS ingin mendukung ketahanan keluarga,” tuturnya. Agar keluarga Indonesia ini tahan terhadap godaan, tantangan, baik dari luar maupun dari dalam keluarga, dorongnya.

Mulyanto merupakan salah satu pendiri PKS di jaman reformasi tahun 98 dari unsur Iptek.

PKS kata dia, berjuang atas dasar Islam, dengan tiga 3 garis perjuangan besar PKS, antara lain, kami ingin memperjuangkan nilai-nilai Islam/ syariah. Islam bisa diperjuangkan cara damai, demokratis dan kontitusional menjadi bagian kekayaan unsur nasional.

Mulyanto menegaskan, kami ingin berjuang untuk meningkatkan harkat martabat wong cilik, baik dalam, berusaha lapangan kerja, keringanan pajak untuk pengusaha kecil/ UKM, SIM/ STNK bagi Ojol/Opang.

“Jangan yang diringankan pajak kapal pesiar, (sembari mengutip) kata Bu Menteri Sri Mulyani pernah mengatakan, ada 6 konglomerat itu ngga punya NPWP, aduh ngga boleh dong,” ucap Mulyanto

Demikian juga dalam penegasannya disampaikan, PKS sebagai anak kandung reformasi, maka kami berjuang untuk menegakkan keadilan dan bersama-sama menjaga martabat bangsa sehingga tidak tergantung pada pihak asing.

Dewi Puspa Sari dalam kepengurusan partai menggawangi Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga.

“Ada 3 hal yang akan menjadi konsentrasi saya, pemenuhan kebutuhan kesehatan bagi ibu dan anak, memberikan peluang lapangan kerja dengan pemanfaatan potensi anak muda, dengan pembekalan pelatihan kerja serta keterampilan dan yang tak kalah penting adalah memperjuangkan guru honorer dengan mendorong intensif yang harus diapresiasi,” pungkas Dewi dalam paparannya kepada warga. (Geng).

Leave A Comment