oleh

Menteri Perindustrian: Inovasi Teknologi Tingkatkan Daya Saing

Jakarta – Menteri Perindustrian, Ir. Airlangga Hartanto, MBA, MMT menegaskan pertumbuhan produk Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan. Produk-produk Indonesia mampu bersaing dengan produk-produk lain di luar negeri. Bahkan mulai mendapat kepercayaan tersendiri di pasar internasional.

“Peningkatan daya saing dan produktivitas bangsa itu merupakan bagian dari Nawacita pemerintahan Jokowi-JK. Makanya upaya peningkatan daya saing dan produktivitas menjadi penting,” ujar Menteri Perindustrian, Ir. Airlangga Hartanto, MBA, MMT saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Perkuliahan Mahasiswa Baru TA 2017/2018 di kampus UMB, Jakarta, Sabtu (2/9/17).

Strategi peningkatan daya saing dan produktivitas bangsa itu, sambung dia berada pada pundak perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan dan penelitian. Melalui peran perguruan tinggi yang optimal tersebut diharapkan generasi Indonesia kian meningkat kemampuannya.

Hal terpenting dari produk perguruan tinggi, menurut Menteri Perindustrian ini adalah temuan dan inovasi produk yang dikembangkan melalui riset-riset. Karena riset menjadi jalan paling efektif mendapatkan inovasi produk, sehingga bisa dapat dikembangkan bagi kepentingan industri.

“Semua sektor industri naik pesat. Subsektor industri logam dasar 7,5 persen, industry kimia 7,3 persen, industri makanan 7,1 persen, Industri mesin 6,7 persen dan industry barang logam 4,6 persen,” pungkasnya.

Dari subsektor itu, lanjut dia mencatat industri pengolahan memberikan sumbangan PDB pada triwulan II 2017 terbesar, yakni 20,26 persen. Kemudian diikuti sumbang produk pertanian dan perdagangan yang juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja.

Dari catatan Kementerian Perindustrian nilai investasi asing meningkat cukup tinggi. Pada triwulan II 2017 mencapai USD 7,6 miliar. Sedangkan investasi dalam negeri mencapai Rp. 52,11 triliyun. Hal tersebut ditunjang kepercayaan terhadap kualitas tenaga kerjanya.

“Perguruan tinggi yang tidak mampu menyumbang tenaga kerja berkualitas akan menambah beban dan mengurangi kepercayaan pasar internasional. Dan UMB memiliki sumbangan kinerja baik dalam tenaga kerja,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu Menteri Perindustrian, Ir. Airlangga Hartanto, MBA, MMT menandatangi peresmian gedung Doktor UMB. Program Doktor UMB sudah memasuki angkatan ke 2 dengan konsentrasi program Doktor Manajemen.