oleh

Menuju Kota Tangsel Bersih dan Nyaman Melalui Program Getok Tular Adiwiyata

Tangerangcorner.com – Program Adiwiyata di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus digulirkan. Tujuannya menciptakan sekolah berbasis lingkungan sehingga nantinya Kota Tangerang Selatan bersih dan nyaman untuk tempati.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Toto Sudarto menjelaskan bahwa Adiwiyata adalah sekolah berwawasan lingkungan hidup. Ini bukan lomba. Tapi penilaian dan penghargaan sekolah yang sudah menjalankan norma-norma lingkungan hidup.

“Semakin banyak sekolah terlibat adiwiyata maka kota itu akan semakin nyaman untuk ditinggali. Ini pembelajaran getok tular melalui siswa, kepada orangtua dan kepada keluarganya. Kedepan jika sekolah menerapkan adiwiyata semua Tangsel menjadi kota yang bersih,” ujarnya pada Kamis, 18 November 2021.

Yang pasti, dengan sekolah berwawasan lingkungan sangat nyaman dan enak. murid-murid dapat belajar dengan lingkungan. Sehingga sinergis dengan pembelajaran yang ada di sekolah.

Klasifikasinya mulai tingkat kota, tingkat provinsi dan tingkat nasional. Dan paling tinggi, yaitu tingkat mandiri.“Tingkat kota, piagamnya diberikan oleh wali kota, provinsi oleh gubernur dan tingkat nsional oleh menteri. Kalau mandiri yaitu presiden yang memberikan penghargaan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan sejak adanya Adiwiyata di Indonesia, Kota Tangerang Selatan sudah berkiprah dan ikut serta. Sekolah pertama di Banten adalah SD Darma Karya UT, yang sudah mandiri hingga sekarang.“Sekarang ada 129 sekolah yang ada di Tangsel terlibat dalam adiwiyata baik tingak kota, provinsi bahkan nasional dan mandiri,” tambah ia.

Adapun yang memiliki kewenangan sesuai regulasi termaktub dalam Tiga Menteri, meliputi Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebagai regulasi untuk sekolah yang berwawasan lingkungan.

“Tahun kita mengirimkan untuk tingkat nasional sebanyak 8 sekolah serta yang mandiri 4 sekolah dan pengumuman sekitar bulan Desember dengan penyerahan piagam penghargaan biasanya akhir Desember atau awal Januari untuk nasional dan mandiri,” bebernya.

Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Kota Tangerang Selatan, Gatot Sukartono menambahkan, penilaian tingkat kota dan provinsi rencana pada  Desember namun akan melihat nanti kemungkinan awal atau akhir Januari.

Program Adiwiyata dimulai dari SD, SMP hingga SMA. Namun di Kota Tangerang Selatan digulirkan sejak tingkat Taman Kanak-Kanak (TK).

Indikator penilaian pengolahan sampah, penanaman pohon, penghematan energy (listrik dan air), serta drainase. Prinsipnya sekolah berkelanjutan. (Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed