oleh

Merdeka dari Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Kelapa Dua – Kanker Leher Rahim atau dikenal dengan kanker serviks merupakan jenis kanker yang 99,7 persen disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim. Gejala awal kanker serviks ini seringkali tidak diketahui pada stadium awal. Sehingga kebanyakan pasien ketika sudah terdeteksi sudah memasuki stadium lanjut atau III ke atas.

Semua wanita berbagai usia memiliki resiko terkena kanker serviks, terutama bagi mereka yang aktif secara seksual. Oleh karena itu deteksi dini pada kanker serviks perlu dilakukan. Guna mengedukasi masyarakat khususnya kaum hawa mengenai deteksi dini kanker serviks, Rumah Sakit Umum Siloam (RSUS) menyelenggarakan kegiatan Talk Show RSUS bertajuk “Merdeka Dari Kanker Serviks” di Lobby Rumah Sakit Umum Siloam (RSUS) Karawaci, Jumat, 11 Agustus 2017.

Hadir sebagai pembicara dr. Dyana Safitri Velies, Sp.OG, M.Kes yang merupakan Dokter Spesialis Obgyn Siloam Hospitals. Pada kesempatan tersebut dr. Safitri menjelaskan bahwa untuk mendeteksi dini kanker serviks perlu dilakukan screening atau biasa dikenal pap smear.

“Pap smear berguna untuk mendeteksi jika terdapat sel-sel abnormal yang memiliki potensi berubah menjadi sel kanker. Deteksi dini dan pengangkatan sel yang abnormal memiliki keberhasilan pengobatan menjadi tinggi dan kanker serviks dapat dicegah secara maksimal,” jelasnya.

Pap smear memang diharuskan bagi perempuan yang sudah menikah, ketika pap smear dinyatakan negatif maka bisa dilanjutkan dengan Vaksi HPV dengan Suntik Gardasil. Akan tetapi idealnya pemberian Vaksin HPV bagi perempuan di bawah umur 14 tahun pada rentang umur 9 – 10 tahun. Pemberian Vaksin HPV sebanyak dua kali pada rentang waktu satu tahun antara vaksin pertama dan kedua.

Sedangkan bagi usia di atas 14 tahun Vaksin HPV diberikan 3 kali pada rentang waktu 0–2-6 yakni pada saat pertama kali, dua bulan kemudian, dan 6 bulan kemudian. Maka, bersamaan dengan Talk Show “Merdeka dari Kanker Serviks” RSUS meluncurkan paket 1 Kali Suntik Gardasil Rp 800 Ribu dan Paket Suntuk Gardasil dan Pap Smear Rp 975 Ribu berlaku sampai 11 Oktober 2017. (adh)