oleh

Merry Riana Learning Center Buka di Kawasan BSD Serpong

Tangerangcorner.com – Komunikasi menjadi salah satu modal kuat di era millenial saat ini bagi setiap anak bangsa yang ingin maju dan sukses. Tentu tidak mudah dalam pencapaiannya, dibutuhkan proses belajar pada tempat yang tepat.

Edy Sulistio, Pebisnis asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  bekerjasama dengan PT. Merry Riana Edukasi Dua mendirikan Merry Riana Learning Centre (MRLC), tempat sarana belajar pengembangan diri dan komunikasi di kawasan pusat keramaian ITC BSD, Tangerang Selatan.

Edy yang juga Direktur PT. Prima Qualiti Rakata ini menjelaskan, lokasi MRLC terbaru yakni di BSD Junction B-11 dengan menggunakan empat lantai.  Telah beroperasi 3 bulan, sudah puluhan orang yang bergabung dan sukses mengembangkan diri serta mampu berkomunikasi dengan handal.

“Kawasan Tangerang Selatan tepatnya di BSD ini kami pilih karena masyarakatnya disini yang urban dan kami melihat merupakan market potensial,” ujar Edi, Senin (22/3).

Edi Sulistio optimis dengan hadirnya MRLC bisa turut membantu mencerdaskan anak bangsa dalam bidang komunikasi. MRLC diketahui merupakan pusat pengembangan diri pertama  dan satu-satunya di Indonesia yang menggunakan metode belajar Experiential Learning Technologies sehingga suasana belajar jadi sangat menyenangkan yang dirancang oleh Miss Merry Riana, Motivator Wanita nomor satu di Indonesia dan Asia.

“Harapan kami tentu tempat sarana pembelajaran komunikasi ini bisa betul-betul memberi manfaat bagi masyarakat. Ada beberapa metoda disini seperti belajar berbicara di depan umum hingga juga teknik membantu anak meraih prestasi di sekolah,” imbuhnya kepada media.

Sementara itu Alva Christopher Tjenderasa Direktur PT. Merry Riana Edukasi Dua yang menaungi Merry Riana Learning Centre menuturkan melalui kerjasama yang terjalin dapat memberikan efek positif bagi kedua perusahaan dan terutama kepada masyarakat.

“Kerjasama ini menjadi wujud nyata kami dan PT. Prima Qualiti Rakata mendukung pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat dalam bidang ilmu komunikasi sehingga menjadi sumber daya manusia yang berdaya saing,” pungkasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed