oleh

MTsN 1 Kota Tangsel Raih Juara 1 dan 3 di Ajang Madrasah Robotic Competition 2020

Tangerangcorner.com – Bertempat di Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) diselenggarakan Grand Final Madrasah Robotic Competition (MRC) 2020, MRC kali ini adalah yang ke-6 diselenggarakan tiap tahunnya.

Untuk MRC 2020 prosesnya agak panjang karena kondisi wabah covid19, dimulai pendaftaran secara online dari  1 Oktober – 25 Nopember 2020, dilanjutkan dengan pengiriman video, tercatat kurang lebih 1.200 pesarta yang mengikuti kompetisi ini dari MI, MTs, dan MA.

Kompetisi kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana jika tahun sebelumnya hanya ada 2 category, untuk tahun ini ada 7 category yang dikompetisikan yaitu : Maze Solving, IoT, Creative, Sumo Iot, ASV, Line tracer analog, robot Under Water. Tim Robotik MTsN 1 Kota Tangerang Selatan mengirim 3 category yaitu : Maze solving, Creative, dan Internet Of Thing (IoT).

Selanjutkan diadakan babak penyisihan menjadi 30 besar. Di mana, Tim MTsN 1 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari 3 category yang diikuti lolos 3 category masuk 30 besar yaitu categori IoT, Creative, dan Maze Solving. Dari 30 besar ini diseleksi lagi melalui Video Confrence (VC) menjadi 9 besar Finalis pada tanggal 14-15 Desember 2020.

Hasil pengumuman panitia tanggal 14 Januari 2021, Tim Robotik MTsN 1 Kota Tangsel lolos 2 category yaitu Iot dan Maze Solving untuk mengikuti ke Grand Final Sembilan besar yang diadakan di Universitas Islam As-Syafi’iyah, Bekasi, Jawa Barat dari tanggal 1-4 Februari 2021.

Kompetisi MRC dari seleksi awal  sampai 9 besar adalah secara online, akan tetapi dalam grand final menggunakan cara tatap muka, hal ini dilakukan untuk objektifitas dalam penilaian. Karena dalam masa pandemi, maka diatur sesuai protokol kesehatan (cuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak, dan mengukur suhu ).

Selain itu  peserta dan pembina wajib membawa surat rapid test antigen. Dan saat lomba hanya beberapa tim yang berada di ruangan. Dalam kompetisi tahun ini, Tim Robotik MTsN 1 Kota Tangerang Selatan mendapat juara ke-1 Category Maze Solving dan Juara ke-3 Category Projeck Iot.

Untuk kategori Maze Solving di wakili oleh Imran Siswa kelas 7  berhasil meraih Juara 1. Pada kategori ini peserta lomba harus mampu memprogram robot untuk berjalanan di track garis warna hitam yang melewati rintangan-rintangan tertentu melewati tanjakan, turunan, terowongan, belokan dan harus finish di  tempat yang telah ditentukan.

“Untuk memprogram robot bagi Imran adalah suatu hal yang tidak sulit, karena sudah terbiasa, Ketika SD pun sudah banyak juara yang telah diraih baik tingkat Nasional maupun Internasional,” ucap Imran.

Untuk kategori project Internet Of Thing (IoT) diwakili oleh Refa Nailatuddhuha kelas dan Rildha Nurain Fitdya kelas 9, project yang dibuat adalah Aferla (Automatic Fire Extinguisher & Remote Lamp) atau bisa diartikan Pemadam Kebakaran Automatis & Lampu Jarak Jauh.

Project ini dilatarbelakangi tingginya kebakaran di kota besar di Indonesia, yang kejadian terbaru adalah kebakaran Gedung Kejaksaan. Project ini dilengkapi oleh sensor Api IR Flame detector KY-026 yang di letakkan di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kebakaran.

Bila terjadi kebakaran maka sensor api akan mendeteksi dan secara automatis ada peringan dini melalui speaker dan pompa air secara automatis juga akan menyemprotkan cairan pemadam api, diwaktu yang bersamaan pemilik rumah mendapat notif pesan dari email bahwa telah terjadi kebakaran, notif ini juga bisa dihubungkan ke Dinas Pemadam kebakaran.

Wakil Kepala MTsN 1 Kota Tangsel, Imam Sucipto menjelaskan, prestasi ini membuktikan bahwa adanya wabah tidak menghalangi untuk berprestasi, sekaligus membuktikan bahwa MTsN 1 Kota Tangerang Selatan adalah salah satu madrasah yang mempuyai tradisi berprestasi baik nasional maupun Internasional. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed