oleh

Nikmatnya Sop Duren, Manisnya Berkah Berbagi

Dompet Dhuafa Banten (DD Banten) terus melakukan inovasi dalam mengoptimalkan penghimpunan sedekah masyarakat, termasuk melalui program sinergi Infak via Kasir dengan Kedai Sop Duren (KSD) yang diluncurkan pada Kamis (27/4/2017) di Kota Serang.

Mengangkat tagline “Nikmatnya Sop Duren, Manisnya Berkah Berbagi”,  DD Banten ingin konsumen KSD bukan hanya bisa menikmati menu sop duren, tapi juga menikmati berkahnya kepedulian.

“Jadi ketika masyarakat masuk ke Kedai Sop Duren, mereka bukan saja menikmati enaknya menu-menu untuk diri sendiri, dia juga bisa berbagi kenikmatan untuk masyarakat lainnya melalui infak atau sedekah,” ujar Pimpinan Cabang DD Banten, Abdurrahman Usman.

Setiap konsumen melakukan pembayaran dan ada sisa uang kembalian, kasir KSD menawarkan donasi. “Alhamdulillah, sistem kasir KSD telah mendukung untuk program ini, nantinya di struk belanja konsumen juga akan tertera nominal donasinya,” tambah Usman.

Secara teknis, pihak DD Banten akan mengimpun infak per tiga bulan dari KSD. Mengenai transparansi penyaluran dana infak, pihaknya juga akan memberikan laporan berkala kepada konsumen yang dipajang pada papan pengumuman yang sudah disediakan serta di semua kanal informasi milik DD Banten, baik kanal digital maupun media cetak.

“Karena ini dana publik, kita wajib memberikan laporan untuk apa dana disalurkan,” imbuhnya.

Sementara itu, pemilik Kedai Sop Duren, Tubagus Latif Haris mengaku sudah mencoba melaksanakan program tersebut. “Kita sudah coba lima hari ini. Alhamdulillah respons dari konsumen sangat baik. Indikatornya dari tidak adanya penolakan dari konsumen ketika kasir menawarkan sebagian kembalian untuk diinfakkan,” kata Latif.

Nilai uang yang diberikan konsumen, kata dia, merupakan pecahan kecil. Namun demikian, jika diakumulasikan bisa menjadi jumlah yang besar. “Kita sudah menyempurnakan sistem, jadi semua donasi langsung bisa terekap secara otomatis,” tutur dia.

Latif berharap, kerja sama ini mampu menjadi bagian dari kontribusi KSD untuk ikut dalam mengatasi permasalahan sosial, khususnya di Banten.

“Kita tahu bahwa DD adalah lembaga yang sudah memiliki portofolio yang sangat baik dalam mengelola dana zakat dan sedekah. Semoga dari kerja sama ini akan lebih banyak lagi masyarakat dhuafa yang terbantu,” ujar Latif menambahkan.

Pihak DD Banten juga telah menyiapkan sejumlah program yang nantinya akan didanai dari infak konsumen yang terhimpun, di antaranya bantuan pendidikan untuk anak yatim dhuafa, respons sosial, dan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa.

“Ini sangat sejalan dengan semangat KSD untuk melahirkan pelaku-pelaku usaha baru, apalagi dari masyarakat dhuafa. Semangatnya sama, menemani mustahik beranjak menjadi muzaki. From mustahik move to muzaki,” pungkasnya. (kabartangsel)