Ninok Leksono : Dominasi Medium Digital, Generasi Milenial Dihimbau Cerdas dan Bijaksana

14 Maret 2019
161 Views

Tangerang – Sebagai generasi milenial mahasiswa harus menggunakan digital secara bijaksana. Mahasiswa perlu menyimak informasi dengan cerdas, agar tidak mudah termakan oleh informasi-informasi yang provokatif, intoleran dan tidak benar (hoax). Demikian disampaikan Rektor Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Ninok Leksono saat membuka acara Comnews (Conference on Communication and News Media Studies) 2019 di Lecture Hall UMN pada Rabu, (13/3/2019)

Menurut Ninok, generasi milenial paling mampu dan terampil dalam memanfaatkan teknologi digital untuk berbagai keperluan. Bahkan, mereka mendominasi aktivitas komunikasi di medium digital

“Generasi milenial lahirnya sudah di era digital, maka masuk akal jika mereka mendominasi aktivitas komunikasi di medium digital. lbarat ikan ketemu air, memang sudah secara alamiah dunianya. Maka dari itu, mereka harus menggunakannya secara bijaksana,” jelas Ninok.

Lebih lanjut Ninok menerangkan, bahwa dominasi generasi milenial dalam medium digital pun membuat media massa menyesuaikan diri. Media massa berinovasi melalui penggunaan bahasa, penyediaan konten dan penambahan platform baru.

“Media massa sejauh ini sudah banyak berinovasi untuk menjangkau generasi milenial. Bahasa lebih dipopulerkan dan banyak mengangkat topik terkait generasi milenial. Selain itu, media yang semula hanya berbasis single platform (cetak saja, atau elektronik saja, atau audiovisual saja), kini sudah menjadi multi-platform, sehingga peluang merjangkau generasi milenial semakin besar,” terang Ninok

Isu dominasi generasi milenial di medium digital ini diangkat oleh UMN dalam konferensi ilmiah bertajuk Comnews 2019: Tutur Digital dalam Dominasi Generasi Milenial.

Sementara Ketua Panitia Comnews 2019 Cendera Rizky Anugrah Bangun mengungkapkan, bahwa terdapat 95 naskah akademik dan hasil riset terkait peran dan kontribusi kajian bidang komunikasi dalam konteks dominasi milenial dalam era digital dari berbagai perspektif yang diterima oleh panitia Comnews 2019. Nantinya, 20 persen naskah akademik yang memenuhi kualifikasi, akan dimuat dalam beberapa jurnal terakreditasi SINTA yang bekerja sama dengan Comnews 2019

“Comnews diadakan sebagai bentuk perhatian UMN terhadap isu dinamika llmu Komunikasi di tengah kemajuan digital. Tahun ini merupakan tahun kedua diselenggarakannya Comnews. Kami berharap naskah-naskah yang sudah dikirimkan dapat.berkontribusi di bidang ilmiah khususnya pada ilmu komunikasi,” tutup Kiky

Turut hadir sebagai pembicara panel; peneliti dan pengajar Australian National University Ross Tapsell, Presiden Komisaris Kumparan.com Budiono Dharsono, CCO Kapan Lagi Youniverse dan Ketua umum AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia) Wenceslaus Manggut, serta Direktur Kayuapi Digital Reputation Arya Gumilang

Comnews 2019 berlangsung pada 13-14 Maret 2019. Acara ini didukung oleh PT Astra International Tbk. Hal ini sejalan dengan cita-cita Astra, yaitu sejahtera bersama bangsa serta sebagai salah satu bentuk kontribusi sosial berkelanjutan dalam empat pilar CSR yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. (abe)

Leave A Comment