oleh

Pandemi Covid-19, Penjual Tanaman Hias di Bintaro Raih Omset Dua Kali Lipat

Tangerangcorner.com – Jenuh dan bosan saat pandemi Covid-19 membuat masyarakat melakukan berbagai kegiatan menarik saat berada di rumah. Salah satu aktivitas menarik yaitu bercocok tanam atau menanam berbagai tanaman hias.

Bercocok tanam kini memang tengah menjadi aktivitas favorit pada saat pandemi. Hal ini pula membuat pedagang tanaman hias meraih omzet berkali lipat dari hari biasanya.

Mardi (42) seorang pendagang tanaman hias yang berlokasi di depan Masjid Bani Umar, Perigi Baru, di Jalan Graha Raya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengatakan selama pandemi Covid-19 penjualan tanaman hias mengalami peningkatan hingga 2 sampai 3 kali lipat.

“Saya jualan bunga sudah lumayan lama 10 tahunan di Pondok Aren ini dengan nama toko Bunga Kita, kalo untuk peningkatan orang beli pasti ada, sejak pandemi itu mulai meningkat naik terus penjualannya sampai sekarang,” tuturnya.

Mardi menambahkan minat masyarakat untuk tanaman hias juga mengalami peningkatan terlebih saat tanaman viral yaitu hias janda bolong.

“Gara-gara tanaman janda bolong, alhamdulillah penghasilan bertambah, kalo untuk omset tergantung, yang jelas ada peningkatan mungkin perbulan 4 juta 5 juta lebih,  meningkat 2 sampai 3 kali lipat,” ungkapnya.

Dampak dari tanaman hias janda bolong, menurut Mardi juga berdampak pada daya beli masyarakat dan meningkatnya omzet penjualan tanaman hias berjenis lainnya.

“Bukan hanya tanaman janda bolong tanaman hias lainnya juga ikut laris, rata rata sekarang yang paling laku tanaman hias jenis mustera, algo, kalatea, maranti dan jenis pakis pakis, aglonema, suson, ancamani,” pungkasnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed