Paviliun B SHLV Gelar Edukasi Kesehatan Vaksin Tifoid

27 Agustus 2019
191 Views

Kelapa Dua –  Paviliun B Siloam Hospitals Lippo Village mengadakan kegiatan Edukasi Kesehatan mengenai pencernaan yang bertajuk “Vaksinasi sebagai Salah Satu Cara Pencegahan Demam Tifoid”.

Edukasi kesehatan ini dibawakan oleh dokter spesialis penyakit dalam dr. Nata Pratama, Sp.PD pada Selasa (27/8) di Lobby Paviliun B Siloam Hospitals Lippo Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Paviliun B Siloam Hospitals Lippo Village secara rutin setiap bulan mengadakan acara edukasi kesehatan kepada masyarakat awam. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman akan penyakit serta penanganan penyakit tersebut.

dr. Nata Pratama menjelaskan bahwa demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica dan khusus turunannya seperti Salmonella typhii yang menginfeksi tubuh manusia.

“Penyakit ini dapat ditemukan di seluruh dunia dan disebarkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja dan sangat erat kaitannya dengan kualitas kebersihan pribadi dan sanitasi lingkungan,” paparnya.

Ia melanjutkan bahwa sebagai negara dengan wilayah endemis tifoid, maka setiap tahun kejadian tifoid masih cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan data Kementrian Kesehatan bahwa dari 100.000 orang, maka 500 orang bisa terkena demam tifoid. Akan tetapi berbagai cara bisa diupayakan untuk menurunkan insidensi demam tifoid.

“Pencegahan demam tifoid dapat diupayakan dengan berbagai cara antara lain peningkatan higiene dan sanitasi untuk menurunkan insidensi demam tifoid melalui cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, penyediaan air bersih dan pembuangan, pengelolaan sampah, menjaga kebersihan pribadi, dan menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi,” papar dr. Nata.

Selain itu seseorang juga perlu mendapatkan vaksinasi untuk mencegah demam tifoid agar bisa memberikan kekebalan terhadap bakteri dam tifoid. Vaksinasi ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan penyakit serta sebagai tindakan pertahanan dan perlindungan terbaik terhadap infeksi dan berbagai penyakit.

“Vaksin tifoid sangat dianjurkan terutama untuk anak usia sekolah, orang dewasa, petugas kuliner yang berhubungan dengan makanan dan minuman, serta wisatawan yang akan bepergian di wilayah endemik demam tifoid,” tambah dr. Nata.

Ia menambahkan bahwa tifoid tidak dapat dianggap remeh, terlebih bila menyerang anak-anak karena daya tahan tubuh anak cenderung masih lemah dan belum sekuat orang dewasa.

“Maka emberian vaksinasi dapat menjadi salah satu langkah pencegahan demam tifoid. Lalu vaksin tifoid dapat diberikan pada anak sejak usia dua tahun hingga dewasa, dimana dianjurkan untuk diulang setiap tiga tahun. Vaksin tifoid dapat berupa oral ataupun suntikan dan untuk di Indonesia saat ini yang beredar adalah suntikan,” ungkap dr. Nata.

Vaksin Tifoid bisa dilakukan Paviliun B Siloam Hospitals Lippo Village dengan harga promo yaitu sebesar Rp 190.000. Harga promo ini berlaku untuk dua bulan ke depan.

Sebagai informasi Paviliun B SHLV merupakan pengembangan dan perluasan dari Siloam Hospitals Lippo Village. Berdiri sejak Maret 2012, Paviliun B Siloam Hospitals Lippo Village merupakan rumah sakit umum dengan kapasitas 250 tempat tidur dan berafiliasi dengan Fakultas Kedokteran dani ilmu Keperawatan Universitas Pelita Harapan (UPH). Paviliun B Siloam Hospitals Lippo Village telah bekerjasama BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen, PT Asabri, dan jaminan pemerintah lain. (red)

Leave A Comment