oleh

PDAM Tirta Benteng Siap Kejar Target 6397 Ribu Sambungan Pipa

Tangerang – Audiensi Persatuan Wartawan (PWI) Kota Tangerang dengan PDAM Tirta Benteng berlangsung Kamis, (14/9) di kantor PDAM Tirta Benteng, Jalan Komplek PU Prosida Bendungan Pasar Baru, Kelurahan Mekarsari , Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Manajer Humas PDAM Tirta Benteng Ikhsan Sodikin mengatakan, ini merupakan suatu kehormatan pihaknya bisa langsung beraudiensi dengan para pewarta khususnya di Kota Tangerang dan sekaligus silaturahmi dengan pengurus PWI yang baru.

Terkait dengan kinerja PDAM Tirta Benteng Ikhsan menjelaskan, yakni penanganan masalah pelanggan. Saat ini SOTK dari Kepala seksi atau Kabag sejajar dengan manajer.

“Sebenarnya Pak Direktur mau hadir disini, Karena ada pekerjaan yang mendesak dan saat ini masih di Pemkot Tangerang,” ujar Ikhsan.

Audiensi juga dalam rangka mengikat silaturahmi sesama rekan kerja yang bertujuan untuk memajukan usaha kinerja PDAM Tirta Benteng.

Ikhsan menuturkan, Pada bulan Juli 2017 sudah masuk hak sambungan sebanyak 13.000 lebih. Di bulan Agustus sudah 40.000 sambungan lebih. Target dari Pak Walikota 6397 ribu sambungan, Insha Allah akan tercapai akhir tahun.

Zona satu meliputi Kecamatan Batu Ceper, Cipondoh, Neglasari. Zona dua masih dalam perencanaan. Kalau ada problem pelanggan di luar zona satu berarti pelanggan PDAM Kabupaten Tangerang. Masyarakat kota Tangerang tidak mengetahui kalau di Kota Tangerang ada dua PDAM, milik kota dan Kabupaten Tangerang.

Pipa baru terpasang sepanjang 260 kilometer, kesulitan di lapangan yaitu ada perumahan yang mau memasang air PAM. Tetapi lokasi perumahan tersebut berada di tengah-tengah perkampungan warga. saat ini pemasangan pipa sudah tidak mengganggu masyarakat lagi, Karena di bor melalu bawah tanah.

” Jika ada masyarakat yang sudah mendaftar dan belum terpasang karena kekurangan tenaga, pasalnya setiap hari 251 ribu sambungan air ke rumah warga atau pelanggan. Saat ini PDAM akan memiliki aplikasi untuk pengaduan siang dan malam, kami siap untuk menanggapi,” ujarnya.

Pipa PDAM di tanam di bawah tanah, saat ini pipa sudah melewati bawah stasiun kereta Jalan Daan Mogot, Perumahan Garuda sampai Kosambi melewati Bandar Udara Soekarno Hatta dan pipanya cukup aman. Kinerja percepatan sampai bulan Desember harus selesai sambungan sebanyak 6397 ribu pelanggan.

Pelayanan what’s up online, sangat efektif. Dalam satu hari bisa mencapai 2000 – 3000 pemohon.

“Capaian dalam waktu 3 bulan sudah 8000 pemohon, selain itu juga pihaknya melakukan penawaran door to door kepada warga. Tetapi warga masih berasumsi nyaman menggunakan air sumur, akan tetapi air tanah tidak bagus untuk di konsumsi karena memiliki kandungan mangan,” katanya.

Kalau air PDAM kandungan mangannya cukup bagus alias nol dan layak untuk dikonsumsi. Kapasitas 700 ribu liter perdetik air siap tersalurkan. Plasing atau pembersihan pipa di bagi dalam kelompok, plasing yang biasa di bersihkan biasanya paling ujung pipa dan setiap hari dibersihkan sampai 3 kali.

“Yang menjadi permasalahan adalah pihaknya di tuntut mencari pelanggan sebanyak mungkin akan tetapi pihak ke tiga lambat pengerjaan pemasangan pipanya,” keluh Ikhsan.

Lanjut Ikhsan, sumber daya air utama PDAM Tirta Benteng meliputi kali Cisadane, dan danau Cipondoh. Ciledug memakai air tanah. Nantinya di Kecamatan Periuk akan di bangun Situ Bulakan atau Danau. Untuk kali Angke kemungkinan Walikota sudah memikirkan untuk hal tersebut dan kita melihat sumber dana berasal dari APBD.(abe)