Pengecoran Belum Tuntas, Pengendara Dihimbau Hati-hati Saat Melintas di Jalan Pamulang

Tangerang Selatan – Pengecoran jalan yang tak tuntas di sepanjang Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), bisa berakibat kecelakaan. Para pengendara umumnya terjungkal lantaran tak mengetahui, bahwa satu lajur di jalur yang sama memiliki ketinggian lebih rendah.

Jalan Siliwangi Pamulang sendiri memiliki 2 ruas jalan, satu yang menuju ke arah bundaran Universitas Pamulang dan satu lagi yang menuju arah Perempatan Viktor. Beberapa ruas jalan itu telah mengalami perbaikan total dengan pengecoran beton diatas permukaan jalannya.

Pantauan di lokasi menunjukkan, jalan yang belum dicor itu berada sepanjang sekira 20 hingga 30 meter. Letaknya pun tak jauh dari area pusat perbelanjaan Pamulang Square. Selisih ketinggian antara lajur yang sudah dicor dengan lajur dibawahnya yang belum dicor cukup tinggi, yakni sekira 15-20 centimeter.

Sayangnya, pada titik tertentu seperti di lokasi yang berdekatan dengan Pamulang Square, pengecoran permukaan jalan tak dilakukan secara tuntas. Bahayanya lagi, di sisi lajur yang sudah dicor itu terdapat besi-besi tajam terpasang melintang, yang tentu saja membahayakan pengendara.

“Sering tergelincir kendaraan, kebanyakan pengendara sepeda motor. Jadi ini kan ada dua jalur, dijalur yang arah Pamulang Square itu pengecorannya nggak tuntas, cuma satu lajur aja yang dicor, jadi kan nggak rata,” terang Suhaemi (47), pedagang yang berjualan di pinggir jalan tak jauh dari lokasi, Selasa (8/1/2019) sore.

Menurut warga sekitar, kondisi jalan yang timpang ketinggiannya itu dibiarkan terbengkalai sejak sekira beberapa bulan lalu. “Bisa dilihat aja di sini, belum akan dicor sepertinya. Jadi begini aja kondisinya,” ucap Rozi (39), warga sekitar.

Ditambahkan Rozi, warga sangat mengapresiasi adanya pengecoran disepanjang Jalan Siliwangi. Namun pelaksanaannya harus tuntas, dan tidak dikerjakan sepotong-sepotong hingga bisa membahayakan pengendara atau warga yang melintasi jalan itu.

“Harus tuntas, masa separuh dicor, ini kan malah membahayakan masyarakat. Apalagi kalau malam, sering banget banyak yang terjatuh, tergelincir karena selisih tingginya nggak sama,” ujarnya.

Dikatakannya, sarana lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi itu banyak yang tidak berfungsi. Atau sekalipun menyala, namun cahayanya sudah tak maksimal menerangi jalan. Sehingga, memperburuk risiko pengendara yang melintasi.

“Kalau malam kan gelap, mereka tahunya di jalur yang mengarah ke perempatan Viktor ada dua lajur, begitu ingin mendahului lewat lajur sebelah kanan langsung tergelincir. Harapan kita sebagai masyarakat disini, ya secepatnya lah dituntaskan, dicor, atau paling tidak dikasih rambu-rambu petunjuk di sisi jalannya,” tandasnya.

Diketahui, Jalan Siliwangi merupakan jalan yang kewenangannya berada dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Banten. Artinya segala pengerjaan proyek diatas jalan itu berada dibawah tanggung jawab provinsi. Saat Tangerangcorner.com berusaha mengkonfirmasi, pihak Dinas PU Provinsi Banten belum memberikan tanggapannya. (jol)

Leave A Comment