oleh

Petugas Bea Cukai Bandara Soetta Dapat Pelatihan

Sebagai pintu gerbang utama masuknya barang dan penumpang dari luar negeri melalui udara, Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta dituntut untuk mampu melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengawasan kepabeanan dan cukai secara efektif.

Bea Cukai Soekarno-Hatta diharapkan dapat mendorong kelancaran arus lalu lintas barang maupun penumpang tanpa mengabaikan pengawasan atas barang-barang ilegal yang berpotensi masuk melalui Bandara Internasional Soetta.

Kepala Bea Cukai Bandara Soetta Erwin Situmorang secara resmi membuka kegiatan dengan mengusung tema ‘Penyegaran Kemampuan Teknik Pengawasan’ Senin (31/07) di Aula Gedung B KPU BC Tipe C Bandara Soetta.

Kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) ini diselenggarakan selama enam hari mulai Senin (31/7) dan akan ditutup pada hari Sabtu, 5 Agustus 2017.

Di samping materi terkait teknik analisis dan isu pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), peserta juga akan memperoleh pelatihan fisik yang diampu secara langsung oleh Tim Wing I Paskhas dari TNI Angkatan Udara.

“Kegiatan ini sangat baik diselenggarakan untuk membentuk karakter pegawai unit pengawasan yang berkompeten sekaligus memiliki sikap mental kuat dalam melaksanaan tugas sehari-hari yang penuh tantangan,” kata Erwin dalam sambutannya, Senin (31/7/2017)

Ia pun menekankan kepada peserta bahwa pegawai DJBC khususnya di Bea Cukai Bandara Soetta memiliki awareness tentang tugas pokok yaitu dalam pengumpulan penerimaan negara (revenue collector).

“Didampingi itu, tugas pokok lainnya yakni perlindungan masyarakat dari barang-barang impor ilegal (community protector) diantaranya narkotika, prekursor, dan psikotropika (NPP), serta kecepatan dalam pemberian layanan baik di kargo maupun di terminal (speed of service),” ujar Erwin.