oleh

PMB Matangkan Persiapan Jelang HUT Tangsel ke-9

Serpong – Persatuan Masyarakat Batak (PMB) Tangsel, terus mantapkan persiapan jelang HUT Tangsel ke-9. Mengusung tema “Semalam Di Tano Batak” menjadi puncak acara PMB pada 24 November mendatang di Lapangan Kecamatan Pamulang, Tangsel.

PMB Tangsel yang diketuai Ucok A.H Siagian bersama jajaran panitia Pesta Budaya Batak mulai melakukan tahap finising susunan acara dengan mengadakan kembali pertemuan di Bukit Pelayangan (Bupe) Resto, Serpong, Jumat (17/11) malam.

Jajaran panitia dengan gagasan-gagasannya mulai di kerucutkan kembali demi kesuksesan acara puncak “Semalam di Tano Batak”. Dalam pertemuan tersebut, ditampilkan juga denah-denah panggung yang akan digunakan untuk menyemarakan HUT Tangsel ke-9.

Ketua PMB Tangsel, Ucok A.H Siagian mengatakan, dukungan dari berbagai kalangan dapat memberikan PMB semangat berlipat untuk menyelenggarakan Pesta Budaya Batak. Dengan adanya acara Pesta Budaya Batak yang digagas oleh PMB Tangsel, masyarakat bisa melihat humanisnya orang batak dan kesenian budaya batak.

“Terbentuknya PMB Tangsel dan mewujutkan Pesta Budaya Batak ini memang tidak berjalan dengan mudah. Namun, dukungan yang didapat dari para tokoh-tokoh batak yang berada di Tangsel seperti bapak Sahat Silaban dan Bang Ara Sirait sebagai anggota DPR RI, ini menambah motifasi serta spirit untuk menguatkan bahwa filsafat Dalihan Natolu yang dapat kita cerminkan bahwa orang Batak itu memiliki sifat demokrasi, toleransi dan humanis yang kuat,” papar Ucok kepada tangerangcorner.com.

Tambahnya, momen perayaan HUT Tangsel ke-9 bisa menunjukan bahwa kita Bhineka Tunggal Ika.

“Maka momen ini adalah wujud bahwa masyarakat di Tangsel ini heterogen dan sesuai apa yang digaungkan Walikota kita, bahwa Tangsel adalah rumah kita,” ucapnya.

Para pengurus PMB dan jajaran pengurus Pesta Budaya Batak pun, sebelumnya memang mendapat dukungan dari Maruara Sirait atau biasa akrab disapa Bang Ara yang merupakan Anggota DPR RI. Bang Ara secara khusus mengudang dan memberikan semangat kepada para panitia Pesta Budaya Batak di kediamannya yang berlokasi di Puri Bintaro, Tangsel.

Bang Ara mengatakan, PMB harus memberikan dampak yang positif dalam perayaan HUT Tangsel ke-9 kepada masyarakat. Dan, juga harus menjadi contoh serta menghormati culture yang ada di Tangsel.

“Saya berharap, PMB bisa memberikan dampak yang positif kepada masyarakat dan pemerintah Tangsel dibawah pimpinan ibu Airin. Yang paling penting, bisa menghormati culture atau budaya yang ada di Tangsel,” ujar Bang Ara.

Lanjutnya, orang batak harus mempunyai tutur kata yang baik dan berperilaku yang baik. Ia pun, memberikan motivasi kepada pengurus PMB untuk selalu kompak.

“Dengan begitu, kita masyarakat batak bisa bersinergi dengan semua suku bangsa, agama dan etnis yang ada di Tangsel. Selamat HUT Tangsel yang ke-9 dan selamat serta sukses pembentukan PMB Tangsel, selalu kompak,” terangnya. (lan)