Ragam Pesona Bumi Andalas di Festival Kuliner Serpong 2019

15 Agustus 2019
437 Views

Tangerang- Festival Kuliner Serpong (FKS) merupakan salah satu event tahunan yang diselenggarakan Summarecon Mall Serpong (SMS) & selalu dinanti pengunjung setianya. Perhelatan akbar yang telah rutin digelar sejak tahun 2011 ini secara konsisten menyuguhkan beragam pesona hasil kebudayaan nusantara, khususnya di dunia kuliner. Memasuki tahun ke Sembilan, FKS 2019 mengangkat keindahan Pulau Sumatera dalam tajuk Pesona Bumi Andalas yang digelar tepat pada tanggal 8 Agustus hingga 8 September 2019, berlokasi di area Parkir Selatan SMS didekorasi penuh dengan sentuhan kebudayaan Pulau Sumatera mulai dari kedai pedagang, panggung, hingga replika jam gadang dari Kota Padang yang akan menjadi ikon pada FKS 2019 kali ini.

Center Director Summarecon Mall Serpong, Willy Effendy mengutarakan, dalam momen FKS 2019, Summarecon Mall Serpong memperkenalkan keragaman budaya Bumi Andalas melalui kuliner yang disuguhkan dengan ragam cita rasa yang khas mulai dari kota Aceh, Padang, Medan, Palembang hingga Lampung. Pengunjung dapat menikmati kuliner otentik dari seluruh penjuru Bumi Andalas yang sudah terbukti cita rasa terbaiknya seperti Pempek Beringin asli Palembang, Keripik Balado Christine Hakim, Nasi Kapau Bukit Tinggi, Mie Belitung ATEP, Sate Padang Pariaman, Soto Medan, Bihun Kari Medan, BPK Sinabung, Ayam Tangkap Atjeh, Bakmi Bangka Asoka 57, Es Durian Iko Gantinyo, Aneka Keripik Pisang Yen Yen Lampung, serta masih banyak lagi. Dengan didukung hampir 100 tenant kuliner khas nusantara, pengunjung dapat berwisata kuliner dengan cukup menukarkan uang menjadi kartu makan berisi saldo yang dapat digunakan di setiap tenant untuk

“Menikmati ragam sajian di FKS 2019.Turut menyemarakan perhelatan istimewa FKS 2019 untuk menemani waktu santap pengunjung, FKS 2019 akan dihibur oleh penampilan khas Sumatera dari alunan musik khas Melayu oleh Harmoni Deli, merdunya musik khas Minang oleh Alkawi Musik, sajian musik tradisional oleh Senandung Orquesta, dan lantunan musik khas batak oleh Trio Batak RNB. Performa musik dan tarian tradisional dari Pulau Sumatera juga akan meramaikan suasana FKS kali ini di setiap akhir pekan,” kata Willy, Rabu (14/8/2019)

Dijelaskan Willy, SMS juga turut mengundang partisipasi pengunjung dalam event akbar ini dengan menyelenggarakan beragam kompetisi dengan memanfaatkan platform digital seperti Youtube, lnstagram, dan Twitter dengan total hadiah hingga 40 juta rupiah. Mulai dari Food Vlog Competition yang terbuka untuk umum dengan menunjukkan hasil karya dalam bentuk video persuasif terkait FKS 2019 yang dapat diunggah melalui platform Youtube serta berkesempatan memenangkan hadiah berupa kamera Panasonic Lumix DMC 685 dan ponsel pintar Samsung 510 128 Gb. Ditambah berbagai kuis berhadiah melalui lnstagram yang menantang seperti, Traktiran FKS Challenge, 60 Second Review Challenge dan Photo Challenge.

“Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti kuis melalui Twitter resmi SMS dalam kegiatan #Craving Tuesday Quiz dan #Hungry Friday Quiz dengan hadiah kartu makan FKS dan voucher belanja SMS. Selain bertujuan untuk mengajak partisipasi para pengunjung, diadakannya berbagai kompetisi ini juga untuk mendukung kreativitas khususnya para millenials dan tentunya menebarkan keseruan FKS 2019 melalui media sosial,” jelasnya

Lanjut Willy, menjadi suatu kebanggaan bagi Summarecon Mall Serpong, karena FKS tahun ini sudah memasuki tahun ke sembilan. Tentunya FKS tetap konsisten untuk selalu mengangkat kekayaan dan budaya Nusantara. Tahun ini, kehadiran

FKS menghadirkan kekayaan kuliner dan budaya khas Bumi Andalas, Pulau Sumatera yang terkenal dengan cita rasa rempahnya yang kaya.

“Sajian menu makanan yang dihadirkan pun beberapa merupakan makanan otentik yang memang dibawa langsung dari daerah asalnya. Selain kuliner, dekorasi dan hiburan yang disajikan kental dengan budaya Sumatera serta alunan musik yang akan membuat pengunjung merasa berada di kota-kota kebangaan Pulau Sumatera,” tutur Willy.

Willy berharap, FKS 2019 tidak hanya hadir untuk memuaskan kerinduan akan makanan tradisional Indonesia, namun juga menambah wawasan dan kepedulian untuk turut melestarikan kebudayaan Nusantara, tidak hanya melalui kekayaan kuliner namun juga dengan memperkenalkan ragam budaya seni tradisional daerah. (abe)

Leave A Comment