Rahmad Darmawan Coaching Clinic di Sekolah Islam Cikal Harapan

11 September 2019
36 Views

Serpong – Rahmad Darmawan atau RD pelatih sepakbola Indonesia memberikan Coaching Clinic dalam rangka Peresmian Cikal Harapan Soccer Club dalam rangkaian Cikal Harapan Open (CHO) 2019 yang digelar sejak 1 September hingga 12 Oktober mendatang di Sekolah Islam Cikal Harapan,  Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Pelatih klub Tira Pesikabo ini dalam Coahing Clinic menceritakan masa kecil dimana bermula lebih sering bermain bulu tangkis. Namun akhirnya kecintaan pada sepakbola tumbuh dan mengalir terus hingga ia bermain sepak bola.

“Saya memulai karir sama seperti ade ade di sini sejak SD.  Dulu saya ketika kecil main bulutangkis sendiri, karna yg lain main sepak bola.  Akhirnya saya pindah main sepak bola juga bersama teman teman yang lain,” ungkapnya.

Tentunya sangat banyak ilmu yang diperoleh selama bermain bola dan itulah didapat sehingga sampai meniti pengabdian sebagai militer.

“Main sepak bola banyak ilmu yang didapat seperti sosialisasi, komunikasi, dan interaksi. Dan ini fakta bagi saya bahwa disiplin dari sepakbola mengajarkan saya serta membantu saya meraih cita-cita menjadi prajurit TNI,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi adanya Cikal Harapan Soccer Club di mana menjadi tempat bagi anak-anak untuk mengembangkan bakatnya dengan harapan nantinya menjadi pemain sepakbola yang handal. Berlatih terus tanpa kenal bosan.

“Dengan ada Cikal Harapan Soccer Club ini paling tidak akan menjadi salah satu media untuk adik adik mengejar mimpi menjadi pemain sepak bola.  Kini sepakbola  di negara kita sudah bisa dijadikan sebagai profesi yang menjanjikan kalau dengan serius ditekuni.  Tak cukup hanya latihan biasa saja di sekolah bola,  perlu ada latihan ekstra,” papar RD.

Kunci menjadi pemain bola hebat dan handal, berlatih dengan ekstra serta tanpa kenal lelah dan patah semangat. Yakin dan semangat tinggi sebagai modal utama. Jika ingin menjadi pemain bola berlatih saja malas, jangan berharap menjadi pemian hebat, dan di atas kemampuan rata-rata pemain pada umumnya.

“Intinya jangan menyerah dan saya ingat dulu pernah ditolak oleh club bola karena kaki saya. Extrim x karna berbentuk X sehingga membuat lari saya seperti bebek.  Tapi saya tidak menyerah dan saya terus berlatih untuk memperbaiki lari saya. Akhirnya setelah 6 bulan tekun berlatih saya bermain dengan club yang menolak saya dan lari saya bisa lebih cepat dari permainan mereka. Intinya jika ada kemauan yang kuat jangan menyerah dan pernah putus asa,” bebernya.

Cikal Harapan Open 2019 meliputi kegiatan olahraga, edukasi, seni budaya dan kepedulian pada sesama dalam bentuk music concert care for humanity. Pelaksana acara ini siswa Osis SMP dan SMA serta guru karyawan. CHO memiliki 15 mata lomba yaitu paskibraka, futsal SMA, tari tradisionil, e-sport, futsal SMP, Solo Vocal MHQ, try out UASBN, panahan, karate, silat, minisoccer, menghias layangan, permainan tradisional, dan senam kreasi. (red)

Leave A Comment