oleh

Sepi Pembeli, Polsek Neglasari Borong Sayur

Neglasari – Pasca Lebaran, sejumlah sayuran dan bahan pokok masih terus merangkak naik. Sejumlah petani di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang mengeluhkan sepinya pembeli sayur mayur di pasar.

Salah satu petani, Mustar (56) mengatakan, naiknya harga sayur sudah sejak bulan puasa lalu. Hingga lebaran usai, ternyata harga sayuran masih terus mengalami kenaikan.

“Sekarang sepi banget mau jualan juga, harga masih pada mahal. Padahal Lebaran sudah lewat, harus ada perhatian buat petani seperti saya,” ujarnya, Senin (17/7/17).

Kapolsek Neglasari Kompol Khoiri melakukan peninjauan ke lokasi lahan pertanian sayuran. Lokasi lahan pertanian tersebut ditanami sayuran kangkung, bayam dan caisim yg digarap oleh petani.

Tujuan Kapolsek Neglasari melakukan kegiatan tersebut untuk mengetahui dan mendengar secara langsung keluhan para petani penggarap yaitu harga jual tanaman sayuran saat ini fluktuatif dan cenderung naik harganya.

Sehinggamenyebabkan penghasilan para petani penggarap menjadi menurun serta pengairan untyk lahan pertanian saat ini agak sulit seiring rendahnya curah hujan yg turun, hal ini juga menjadi penyebab menurunnya jumlah produksi sayuran.

Mengetahui kondisi tersebut Kapolsek Neglasari ingin membantu para petani penggarap dengan memborong membeli tanaman sayuran dari para penggarap dan selanjutnya membagi-bagikan sayuran kangkung, bayam dan caisim kepada warga sekitar terutama Ibu-ibu agar dapat dimanfaatkan dimasak untuk keluarganya.(rls)