oleh

Triwulan III – Tahun 2017, Garuda Indonesia Bukukan 62 Juta Dollar

Tangerang – PT Garuda Indonesia menilai kinerja perusahaanya membaik pada triwulan 3 dan 4 tahun 2017 kemarin. Hal itu dibuktikan dengan peningkatan pendapatan perusahaan pada triwulan 3 dan 4 2017.

Dirut PT Garuda Indonesia, Pahala Mansury menerangkan kinerja perusahaanya di triwulan 4 di 2017 menunjukkan hasil positif.

Meski diakuinya, diakhir triwulan 3 atau bulan Desember terjadi insiden Gunung Agung yang diprediksi sebelumnya bakal menggerus kinerja perusahaan.

“Triwulan 3 masih lebih baik dibanding triwulan 4, karena peak season di triwulan 3 lebih panjang. Biasanya ada musim libur, lebaran dan haji,” kata Pahala di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Namun begitu, dia juga memastikan kinerja perusahaan di triwulan 4 pada 2017 tak kalah baik. Dia memperkirakan kinerja triwulan 4 di 2017 sama dengan triwulan 4 pada 2016 lalu.

“Kalau kita lihat Desember kita ini baik, karena kalau dilihat sisi intenasional ini membaik, meski ada Gunung agung. Ini jauh lebih baik dibanding prediksi kita di awal bulan karena kita pikir ada imbas dari Gunung Agung,” ucap dia.

Menurutnya, kinerja yang baik itu, banyak ditopang dari penerbangan domestik dan internasional, khususnya ke Bali.

Meski ada peristiwa Gunung Agung, Pemerintah Indonesia dan Pemda Bali sangat membantu memberikan keyakinan kepada wisatawan untuk terbang ke Bali di akhir tahun kemarin.

Saya sampaikan terima kasih juga ke pemerintah, bahwa penerbangan ke Bali ini menjadi sangat signifikan,” kata Pahala.

Pihaknya mengaku memperoleh keuntungan di triwulan 3 pada  2017 sebesar 62 juta US dollar. Sementara untuk triwulan 4 di 2017, PT Garuda Indonesia belum memperoleh perhitungannya.

“Kita masih itung itungan nilainya berapa, tapi kalau di bandingkan dengan Desember tahun 2016 itu relatif sama, minimal BEP. Padahal tahun lalu tidak ada gunung agung. Jadi Domestik yang menopang kinerja kita,” ucap dia.(han)