oleh

UPT Puskesmas Ciputat Sosilasasikan Perda Kawasan Tanpa Rokok

Ciputat – Untuk mengefektifkan penerapan peraturan daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) .

Unit Pelaksana Tugas Puskesmas Ciputat bersama Rukun Warga (RW) se – Kelurahan Ciputat dan Kelurahan Cipayung serta aparat Kepolisian Polsek Ciputat dan Koramil 06 Ciputat menggelar sosialisasi. Bertempat  Aula Brooaster Tip Top Jalan RE Martadinata Kelurahan Cipayung Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (12/12/2017)

Kepala Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Yayah Samsiah mengatakan, dalam Perda tersebut dijelaskan, sejumlah lokasi yang dilarang untuk mengisap rokok. Di antaranya, tempat pendidikan, ibadah, fasilitas kesehatan pusat perbelanjaan, toko modern, pasar tradisional dan modern serta angkutan umum.

“Mulai diberlakukan Perda KTR. Makanya kita sosialisasikan kepada Forum RW serta unsur kepolisian agar dapat memberikan aturan Perda KTR kepada masyarakat lain,” ucapnya

Menurut Yayah untuk mengawasi perokok akan dibentuk satuan tugas (Satgas) di masing-masing Rukun Warga (RW), kelurahan, kecamatan, SKPD serta pengelola fasilitas umum. Jika kedapatan merokok di KTR, akan dikenai hukuman administrasi sebesar Rp 1 juta, dan atau kurungan penjara paling lama tiga bulan.

Terutama bagi, perokok di kendaraan umum yang tertangkap basah saat menghisap rokok akan langsung disanksi dengan tindak pidana ringan (tipiring) dan dikenakan denda di lokasi. “Kita akan tindak tegas pelanggar Perda,” tegasnya.

Yayah menerangkan, tugas Satgas ini nantinya akan menegur orang yang ketahuan sedang merokok di tempat yang dilarang. Teguran tersebut merupakan sanksi moral terhadap perokok. “Kalau perokok ditegur. Kalau masih membandel dilaporkan kepada PPNS untuk ditindak lanjuti,” terangnya.

Yayah pun menghimbau kepada masyarakat agar berperilaku hidup sehat. “Apabila masyarakat ingin hidup sehat tanpa asap rokok. Kawasan perkantoran pemerintah bagian dari ruang publik maka dilarang merokok sembarangan. Maka wajib menyediakan ruang khusus untuk rokok,” terangnya. (ccp)