oleh

Windiarto : Tangerang Ini Sangat Kaya dan Beragam, Salah Satunya dengan Adanya Museum Benteng Heritage

Tangerang –  Sejak awal kehadirannya di tengah masyarakat Kota Tangerang, Novotel Tangerang selalu berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan terbaik dan juga kontribusi positif bagi seluruh tamu dan juga lingkungan. Hal tersebut kembali diwujudkan dalam momen peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah.

Momen yang jatuh tepat pada tanggal 11 September 2018 tersebut dimanfaatkan oleh Novotel untuk memberikan edukasi sekaligus menanamkan rasa toleransi dalam keberagaman melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Unity in Diversity yang sekaligus menjadi peringatan 25 tahun  Anniversary Accorhotels Indonesia. Pada program tersebut, sebanyak 30 anak-anak dari Pondok Pesantren Amanatul Huda Tajur, Ciledug Kota Tangerang, diajak berkunjung ke salah satu warisan sejarah dan budaya yang ada di Tangerang, yaitu museum Benteng Heritage.

“Tujuan utama kami adalah ingin mengedukasi anak-anak dan juga menanamkan rasa toleransi terhadap keberagaman yang ada. Karena perlu diingat, bangsa Indonesia ini lahir melalui perjuangan-perjuangan dari berbagai suku, etnis, dan juga agama, maka dari itu sudah sepantasnya kita menghargai sesama, dan saling menghormati satu sama lain,” ujar General Manager Novotel Tangerang, Windiarto, Selasa (11/9).

Dijelaskan Windiarto, bahwa Tangerang merupakan salah satu kota yang memiliki peran sentral dalam perdagangan di masa lampau menjadikannya sebagai salah satu lokasi yang memiliki percampuran budaya yang unik. Mulai dari makanan hingga bangunannya, Tangerang ini sangat kaya, sangat beragam. Salah satunya dengan adanya museum Benteng Heritage yang menjadi saksi adanya percampuran budaya dan sejarah. Tempat ini bukan hanya milik suku atau agama tertentu, tapi tempat ini miliknya warga Kota Tangerang dan juga Indonesia, maka sudahseharusnya kita menjaga dan bangga dengan apa yang kita miliki. Anak-anak disuguhkan pemandangan yang luar biasa di rumah bersejarah dengan arsitektur khas Tiongkok, dan juga  benda-benda serta ornamen yang memiliki nilai budaya kental. Selain itu mereka juga diajarkan bagaimana caranya membuat onde-onde melalui Onde Workshop.

“Usia anak-anak seperti ini merupakan usia yang tepat untuk belajar, untuk memahami, dan mendapatkan ilmu-ilmu yang positif. Mari kita sama-sama jadikan momen Tahun Baru Islam 1440 H ini sebagai langkah baru untuk dapat mempererat silaturahmi, menjaga keharmonisan antara sesama, dan juga mengenal ragam kekayaan budaya yang ada di Indonesia, khususnya Kota Tangerang,” jelas Windiarto.

Sementara, Resident Manager Novotel Tangerang, Irma Riesman mengutarakan, anak-anak dari Pesantren  Pondok Pesantren Amanatul Huda Tajur, Ciledug Kota Tangerang diajak untuk mengenal Museum Benteng Heritage dengan tujuan untuk menambah wawasan serta mempelajari seluk beluk tentang keberadaan komunitas Tionghoa di Tangerang dan juga Novotel Tangerang bertanggung jawab terhadap masa depan anak-anak tersebut, pasalnya Novotel Tangerang berada dibawah naungan International Accorhotels Worldwide memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar, dimana salah satunya membawa anak-anak dari Pondok Pesantren Amanatul Huda untuk belajar terkait sejarah Tangerang seperti Museum Benteng Heritage, Pabrik Kecap Benteng, dan Masjid Kali Pasir, Novotel Tangerang juga mengunjungi panti asuhan dengan membuat perpustakaan mini.

“ Disamping itu juga tamu Novotel Tangerang banyak mengunjungi destinasi wisata di Kota Tangerang, seperti Pasar Lama dan Pasar Anyar dan sebagainya, tetapi mereka mengeluhkan terkait akses yang sulit untuk menuju tempat bersejarah di Kota Tangerang,” pungkas Irma Riesman. (abe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed